SuaraBogor.id - Sidang vonis kasus narkoba istri Ajun Perwira yaitu Jennifer Jill digelar. Namun, pada sidang yang dilaksanakan pada Selasa (16/8/2021) kemarin, tak terliht hadirnya Ajun Perwira.
Sidang istri Ajun Perwira yaitu Jennifer Jill dilaksanakan di Pengadilan Negeri Jakarta Barat tersebut.
Sidang istri Ajun Perwira itu menghasilkan putusan enam bulan rehabilitasi untuk Jennifer Jill. Efek PPKM, sidang itu dijalani Jennifer secara virtual namun, tetap dihadiri oleh tim kuasa hukumnya.
Tidak terlihat batang hidung pria kelahiran Bali itu di sidang tersebut. Namun, kuasa hukum Jennifer Jill, Sahala Siahaan bilang akan langsung memberikan hasil putusan tadi kepada suami kliennya.
“Ya nanti kami kasih tahu bahwa keputusannya demikian dan itu yang terbaik menurut kami untuk JJ. Karena harapannya tercapai,” ungkap Sahala Siahaan, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (16/8/2021) dilansir dari Hops.id.
Sahala tampak menerima putusan tersebut walaupun Jennifer dinyatakan bersalah dan wajib menjalani rehabilitasi menggantikan putusan enam bulan kurungan penjara. Hal ini memang sesuai dengan keinginan istri dari Ajun tersebut.
“Jadi, intinya sekali lagi tidak semua kasus narkotika disamakan seluruhnya. Harus ada pembedaan mana pengedar, mana yang memperjual belikan, mana juga yang untuk konsumsi diri sendiri,” pungkasnya.
Sahala sudah memastikan dalam kasus ini bahwa kliennya adalah pengguna, tidak diperjual belikan apalagi mengedarkan. Sehingga memang rehabilitasi adalah putusan yang tepat untuk Jennifer.
“Khusus untuk kasus diri sendiri tidak tepat dipenjara,” imbuhnya.
Baca Juga: Kebohongan Ayu Ting Ting Dibongkar Ruben Onsu, Aib Alvin Faiz Terancam Diungkap
Namun, tidak diketahui persis berapa lama perempuan kelahiran 23 September 1970 itu akan menjalani rehabilitasi.
Ajun Perwira sempat sebut status tersangka Jennifer Jill bisa berubah
Ajun Perwira pernah menyebut bahwa status tersangka Jennifer masih bisa berubah lantaran saat itu masih dalam proses penyidikan.
“Masih dalam proses penyidikan semuanya, ya saya negatif… Negatif semua kok, Jennifer juga negatif, cuman lagi proses penyidikan aja. Kan masih dalam proses penyidikan, masih bisa berubah semuanya (status tersangka),” ujarnya.
Pernyataan senada juga dilontarkan oleh asisten Jennifer Jill. Ia menyebut bahwa pemeriksaan ketiganya menunjukkan hasil negatif.
Berita Terkait
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Tampang Koko Erwin Bandar Pemasok Narkoba Eks Kapolres Bima, Kini Pincang di Kursi Roda
-
Ammar Zoni Tak Bisa Buktikan Dugaan Pemerasan Rp300 Juta di Persidangan
-
Menohok, Cara Hotman Paris Desak DPR Panggil Jaksa yang Tuntut Fandi Hukuman Mati
-
Hotman Paris Dampingi Keluarga Fandi Ramadhan ke DPR, Protes Tuntutan Mati Kasus 2 Ton Sabu
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan