SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto sepakat dengan pesan kemerdekaan yang disampaikan Presiden Joko Widodo, untuk mencapai Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh.
Menurut Rudy Susmanto, Indonesia tangguh, Indonesia tumbuh hanya bisa diraih dengan sikap terbuka dan siap berubah menghadapi dunia yang penuh disrupsi.
"Kita harus saling bahu membahu dan bergandeng tangan dalam satu tujuan seperti yang disampaikan Presiden adalah semangat gotong royong yang merupakan jati diri bangsa kita," ujar Rudy Susmanto usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Jokowi di Gedung MPR RI dari ruang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor.
Ia menambahkan, Indonesia diwariskan Bhineka Tunggal Ika untuk menjaga kesadaran bahwa kita negara besar yang beraneka suku, bangsa, dan agama.
Karena itu, perbedaan yang dibalut dengan persatuan dan kesatuan menjadj kekuatan untuk mencapai tujuan bangsa ini mencerdaskan, mensejahterakan rakyat dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Semangat gotong royong dan bhineka tunggal Ika yang dapat menjadikan kita tangguh dalam menghadapi berbagai ujian yang akan kita hadapi termasuk pandemi Covid-19. Kita harus tumbuh dalam menggapai cita-cita bangsa," kata dia.
Di tempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, salah satu wujud nyata untuk menjadikan Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh adalah berperan aktif dalam memerangi pandemi covid-19.
"Semua harus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5M dan bersedia mengikuti vaksinasi," kata Ade Yasin.
Bupati menegaskan, sampai saat ini pihaknya terus menggencarkan vaksinasi untuk mencapai herd imunity atau kekebalan kelompok dalam mengantisipasi penularan covid-19. "Kami bersama-sama dengan TNI-Polri, Kementerian terus melakukan vaksinasi bagi masyarakat Kabupaten Bogor," tandasnya
Baca Juga: HUT Kemerdekaan, Jokowi Sapa Warga Poso dan Merauke Via Konferensi Video
Berita Terkait
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Bupati Bogor Tak Mau Tutup Mata, Rudy Susmanto Janji Telusuri Kabar Korban Jiwa di Pongkor
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Gempa M 7,7 Guncang Flores, Dedie A. Rachim Inventarisir Sekolah dan Tempat Ibadah Terdampak
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa