SuaraBogor.id - Institut Pertanian Bogor (IPB) mungkin sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Sebab, IPB merupakan salah satu kampus terbaik di Indonesia, banyak yang menginginkan masuk dan kuliah di IPB. Berikut rincian biaya kuliah IPB untuk setiap fakultasnya.
Sebagai perguruan tinggi negeri yang paling inovatif di Indonesia, banyak mahasiswa dan lulusan IPB yang sukses berkecimpung di dunia wirausaha. Kampus yang dijuluki sebagai kampus hijau ini banyak mendapatkan penghargaan, seperti Kampus Hijau peringkat 2 dan 3 berturut-turut pada tahun 2016 hingga 2018.
Sementara itu, untuk program atau kurikulum pendidikannya sendiri pun IPB berada di peringkat teratas dengan 24 program studi yang sudah terakreditasi Internasional.
Beberapa fakultas yang memiliki program studi terakreditasi Internasional di antaranya Fakultas Pertanian, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Peternakan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Matematika dan IPA, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, dan terakhir Fakultas Ekologi Manusia.
Biaya kuliah IPB program sarjana
Perihal biaya kuliah di IPB, sebagai perguruan tinggi negeri, IPB mendapatkan sumbangan pembinaan pendidikan (SPP) dari pemerintah dalam bentuk uang kuliah tunggal (UKT) yang diberikan kepada tiap mahasiswa yang memenuhi ketentuan seperti kondisi sosial-ekonomi.
Pihak kampus akan melakukan riset terhadap kemampuan sosial-ekonomi dari orangtua mahasiswa yang bersangkutan terhadap beban biaya kuliah tunggal (BKT) program studi. Setelah melakukan riset dan analisa, keluarlah besaran UKT yang dibebankan kepada mahasiswa yang besarannya berbeda-beda tergantung kemampuan sosial-ekonominya.
Berikut ini adalah biaya kuliah IPB 2021 program sarjana berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 66/IT3/KU/2019 tanggal 27 Februari 2019 untuk jalur seleksi SNMPTN, SBMPTN, dan jalur seleksi mandiri.
UKT Program Sarjana Non-Kelas Internasional
Baca Juga: Pandemi Bikin Artis Sulit, Nikita Mirzani: Ada Banting Setir Jadi Simpanan
Klik 'Disini' Untuk Melihat biayanya.
Besaran Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF)
Berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor 110/IT3/KU/2019 tanggal 25 April 2019 bahwa mahasiswa yang masuk melalui jalur Ujian Tulis Mandiri (UTM) dan jalur undangan seleksi khusus IPB akan dibebankan Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF) sesuai tabel di bawah ini.
Klik 'Disini' Untuk Melihat biayanya.
Khusus untuk mahasiswa program sarjana yang masuk melalui jalur ketua OSIS maupun jalur prestasi tingkat nasional dan Internasional akan dibebankan BPIF sebesar 50% dari besaran BPIF di atas.
Kamu yang lolos masuk IPB akan diminta untuk membayar BPIF saat registrasi sebagai mahasiswa baru IPB.
Berita Terkait
-
Bagaimana Cara Menjadi Guru? Intip Yuk Jalur dan Tahapan yang Harus Dilalui
-
Kenapa Matahari Tampak Merah dan Jingga Saat Karhutla? Ini Penjelasannya
-
Semarak MPKMB 63 SV IPB University Ditutup dengan Bekal, Musik, dan Inspirasi
-
IPB University Ajak Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi Siapkan Kompetensi hingga Adaptasi terhadap AI
-
Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Mitra Strategis Bupati Rudy Susmanto, Kadin Bogor Siap Jadikan Tegar Beriman Rumah Pengusaha
-
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor