SuaraBogor.id - Kuasa Hukum Verdy Idham Henyansyah menjelaskan kondisi Ryan Jombang sapaan akrabnya usai dianiaya Habib Bahar bin Smith.
Diketahui, Ryan Jombang dianiaya Habib Bahar di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kabar ini disampaikan pengacara Ryan Jombang, Kasman Sangaji. Menurutnya, Ryan Jombang telah dianiaya oleh Habib Bahar sehingga harus mendapatkan perawatan intensif dari pihak Lapas Gunung Sindur.
Ia mengatakan, Ryan Jombang mengalami luka lebam, sesak napas, hingga retak tulang iga. “Ryan sekarang dirawat di Klinik Lapas,” ujar Kasman, menyadur dari Ayobandung.com jaringan Suara.com, Kamis (19/8/2021).
Kasman memaparkan, insiden penganiayaan terhadap Ryan Jombang oleh Habib Bahar dipicu dari masalah utang piutang.
Menurutnya, Habib Bahar pernah meminjam uang sebesar Rp10 juta kepada Ryan Jombang. Namun, Habib Bahar selalu menghindar saat ditagih dan tak menunjukkan tanda-tanda mau menggantinya.
Itulah mengapa, pada kesempatan itu, Ryan Jombang berusaha menegurnya dengan keras. Bukan membaik, keputusan hal justru membuat situasi semakin rumit.
“Ryan dipinjam uang beberapa bulan lalu untuk kebutuhan di dalam. Hingga suatu hari, Ryan ambil paksa uang Rp10 juta di meja Habib Bahar pada Sabtu 14 Agustus 2021. Kemudian melemparkan uang tersebut ke tong sampah,” ujarnya.
Kemudian, kata dia, Ryan Jombang justru dianiaya Habib Bahar sehari setelahnya. Meski demikian, Ryan Jombang itu memilih bungkam lantaran tak mau berurusan dengan pendukung Habib Bahar di Lapas Gunung Sindur.
Baca Juga: Ryan Jombang Luka Parah Tapi Sudah Berdamai dengan Bahar bin Smith
Saat ini, Kasman masih mengumpulkan sejumlah bukti untuk melaporkan Habib Bahar ke pihak berwajib.
“Iya, ada (rencana buat lapor ke polisi). Saat ini kami perkuat bukti dulu ya, rencana kita di Mabes Polri. Kami juga tunggu klarifikasi dari pihak lapas untuk sanksi terhadap Habib Bahar,” ujar Kasman.
Berita Terkait
-
Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong
-
Kemarau Mulai Terasa, Debit Ciliwung di Bendungan Katulampa Turun Drastis
-
Alasan PT KAI Rombak Stasiun Bogor Secara Besar-besaran
-
Valas Rp476 Miliar dan 74 Kg Emas Disita, Brankas Rahasia di Sentul Dibongkar Polisi
-
Usai Geledah Cafe di Cipete, Polisi Boyong 74 Kg Emas dari Sentul
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga