SuaraBogor.id - Mural di Bogor bertuliskan 'Seniman Diburu, Bansos Berlalu' mendapatkan sorotan dari berbagai pihak. Mural kritikan kepada pemerintah itu mulai muncul di Kota Bogor, Jawa Barat.
Mural itu bertuliskan 'Seniman Diburu, Bansos Berlalu' yang merupakan sindiran untuk pemerintah.
Mural di Bogor yang bertuliskan 'Seniman Diburu, Bansos Berlalu' itu berada di kawasan Cilendek Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/8/2021).
Mural di Bogor itu berisi tulisan putih dengan latar belakang hitam. “Seniman diburu, Bansos berlalu,”.
Saat ini mural itu viral di media sosial, setelah diunggah akun instagram @bogor.terkini.
"Mural di Kota Bogor: Seniman Diburu, Bansos Berlalu. Mural bernuansa kritik sosial bertebaran di berbagai wilayah seluruh Indonesia. Kini, mural serupa mulai menjalar di Kota Bogor. Untuk informasi terkini di Bogor..?," tulis akun tersebut dikutip Suarabogor.id, Rabu (25/8/2021).
Sontak, hal itu nampaknya mendapatkan respon dari netizien. Bahkan mereka turut mengomentari mural bertuliskan 'Seniman Diburu, Bansos Berlalu' tersebut.
Sekedar diketahui, belakangan ini mural bernada kritik banyak ditemukan di Tangerang. Terbaru mural bertuliskan 'Wabah Sesungguhnya Adalah Kelaparan' terpampang di Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Ciledug.
SuaraBanten.id melansir akun @laporanjurnalis, Rabu (18/8/2021) terlihat beberapa warga telah menghapus mural bernada kritik tersebut.
Baca Juga: Ramai Soal Penghapusan Mural di Jembatan Kewek, Begini Respon Walikota Jogja
Diketahui, sebelumnya di Batuceper Tangerang juga sempat ada mural bergambar Jokowi 404:Not Found. Namun, mural tersebut juga sudah dihapus. Jauh sebelum ini di Tangerang juga viral mural bertuliskan 'Tuhan Aku Lapar'
Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Camat Ciledug, Syarifudin membenarkan adanya mural tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Jalan Wahidin Sudiro Husodo, Ciledug, Kota Tangerang.
Berita Terkait
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Mural Lingkungan Warnai Tanggul Pantai Tambaklorok Semarang
-
Mural untuk Kampung Kelabu
-
Karakoy Street Turki, dari Pelabuhan Lama ke Pusat Kreatif Kota
-
Menolak Takut! 30 Hari Tragedi Air Keras Andrie Yunus, Aktivis Tandai Lokasi Penyiraman Pakai Mural
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong