SuaraBogor.id - Seorang wanita menjadi korban penganiayaan oleh pacarnya senidiri. Bejadnya, pria aniaya pacar sendiri hingga koma dan tewas.
Peristiwa penganiayaan itu dialami oleh wanita berusia 20-an yang mengalami koma setelah dipukuli oleh pacarnya di Mapo-gu, Seoul bulan lalu.
Setelah mengalami masa kritis, wanita dianiaya pacarnya sendiri itu akhirnya meninggal beberapa hari yang lalu.
Orang tua korban, Hwang Ye jin, menganggap tindakan itu sangat parah sehingga mereka tidak bisa menyebutnya sebagai kekerasan dalam pacaran.
Untuk memberikan buktinya, nama anak perempuan yang meninggal dan rekaman CCTV dari penyerangan itu dirilis.
Dan parahnya, pembunuh dan penyerang masih belum dipenjara dan menjalani hidupnya dengan baik, dia sama sekali tidak pernah memberikan permintaan maaf kepada keluarga yang berduka dan tidak muncul di pemakaman
Hal ini sangat membuat warga murka melihat betapa kejamnya pria tersebut yang tega membuat koma sampai membunuh pacarnya dan membuat sang ibu korban frustrasi.
“Ha… hatiku sangat hancur sehingga aku bahkan tidak bisa menonton videonya dan pergi untuk menandatangani petisi.. Beristirahatlah dengan tenang. Jika negara kita waras, mereka akan mengungkapkan informasi keparat itu,” ungkap netizen, menyadur dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Jumat (27/8/2021).
“Orang tua pasti merasa dunia mereka runtuh… serius, aku bahkan tidak bisa membayangkan apa yang mereka rasakan… Aku menandatangani petisi.. dia masih sangat muda… ini sangat menyedihkan,” ujar netizen.
Baca Juga: Pemuda Tuban Jotosan Gegara Ejekan 'Cuk', Alhamdulillah Endingnya Salaman
“Bisakah ini menjadi hal lain selain pembunuhan? Masukkan dia ke penjara segera dan hukum dia dengan keras agar tidak terulang kembali,” tulis netizen kesal.
“Orang yang mengalami trauma, jangan menonton videonya… Aku sangat gugup,” kata netizen.
Berita Terkait
-
5 Rekomendasi Motor Listrik Murah untuk Wanita, Mulai Rp3 Jutaan
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
Detik-Detik Mahasiswi Dibacok Pakai Kapak di Kampus UIN Suska Riau, Pelaku Diduga Terobsesi
-
5 Rekomendasi Parfum Wanita Aroma Elegan untuk Buka Bersama
-
Luis Estrella Ungkap Penyebab Hasil Buruk Timnas Futsal Putri Indonesia
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
-
Trump Ancam Hancurkan Industri Rudal dan Angkatan Laut Iran
Terkini
-
BGN Sentil Menu Ramadan, Instruksikan SPPG Transparan Harga: Jangan Kirim Bahan Tak Layak
-
Membangun Fondasi Masa Depan, BGN Fokus Intervensi Gizi di Dua Titik Kritis Anak
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Bogor, Depok dan Cianjur Sabtu 28 Februari 2026
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Bogor Dikepung Cuaca Ekstrem, Menko AHY Dorong Infrastruktur Adaptif di Kota Hujan