SuaraBogor.id - Sabtu dan minggu atau akhir pekan Puncak Bogor diserbu wisatawan dari berbagai daerah di Jabodetabek.
Tentunya, adanya wisatawan ke Puncak Bogor menyebabkan okupansi hotel dan restoran itu mencapai 50 persen.
Peningkatan kepadatan di kawasan Puncak Bogor itu karena ada beberapa penyesuaian kebijakan pada aturan PPKM Level 3. Salah satunya pengunjung bisa makan ditempat dengan syarat sudah vaksin.
Wakil Ketua Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto menjelaskan, wisatawan yang datang membawa dampak positif bagi sektor perekonomian di bidang pariwisata.
“Alhamdullilah ada peningkatan 50 persen, untuk hotel dan restoran pada akhir pekan kemarin” Kata Boboy, kepada wartawan.
Meski begitu, pengelola hotel maupun restoran tetap menerapkan protokol kesehatan ketat kepada setiap pengunjung yang datang. Kedepan, rencananya juga akan dilengkapi dengan aplikasi Peduli Lindungi.
“(Aplikasi Peduli Lindungi) on progres. sudah mulai ada pendataan atau ada form isian,” tambahnya.
Ia mengimbau agar kepada semua pengunjung untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Jangan sampai, dengan adanya kelonggaran aturan PPKM justru bisa membuat kasus covid-19 kembali tinggi.
“Jangan sampai nanti dengan adanya pelonggaran PPKM ini malah berdampak buruk, untuk itu saya mengimbau semuanya harus mentaati prokes dengan sangat ketat,” pungkasnya.
Baca Juga: Menikmati Kuliner Serasa di Pulau Dewata Bali di Dusun Bambu
Berita Terkait
-
Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi
-
Staycation Rasa Liburan di Tengah Jakarta, Menemukan Oase Hijau Bernama Park 5 Simatupang
-
Post Kantoor Cikini, Restoran Vintage di Bekas Kantor Pos Zaman Belanda
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik Lewat Podcast KPU
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal