SuaraBogor.id - Seorang pesepeda tewas di Puncak Bogor akibat terjatuh di saluran air di KM 0, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Informasi yang diterima, pesepeda tewas tergelincir di KM 0 Puncak Bogor itu terjadi pada Jumat 3 September 2021, pagi.
Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata mengatakan bahwa kecelakaan tunggal itu terjadi di jalan turunan. Korban hilang kendali hingga kemudian terjatuh dan meninggal dunia.
“Kondisi jalan menurun, tergelincir kemudian hilang kendali sehingga terjatuh ke kanan jalan lalu untuk korban terjatuh ke dalam saluran air dan sepeda road bike berada di trotoar,” kata Dicky kepada wartawan, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Minggu (5/9/2021).
Baca Juga: Ganjil Genap di Puncak Bogor Akan Diperluas Hingga Cianjur?
Dia menerangkan kecelakaan itu diduga karena ketidak hati-hatian pengendara sepeda saat menapaki jalanan menurun. Korban disebut tak dapat mengendalikan laju sepeda hingga terjatuh.
Selain itu, kata dia, jalur yang menurun diduga membuat korban gagal mengerem hingga terjatuh.
Padahal, menurut polisi sepeda yang digunakan laik jalan. Serta kondisi jalur yang dilalui oleh korban dengan kondisi baik.
“Berdasarkan keterangan di TKP dari saksi-saksi dan terdapat tidak hati- hatinya pengendali Sepeda Road Bike pada saat jalan menurun, sehingga terjadi kecelakaan,” jelas dia.
Dicky menjelaskan, kecelakaan itu terjadi dengan cepat. Saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) hendak menolong dan membawanya ke rumah sakit, namun nyawa korban tak terselamatkan.
Baca Juga: Kronologi Kecelakaan Truk di Breksi hingga Tewaskan 6 Korban dan 4 Berita SuaraJogja
Berita Terkait
-
Tekan Angka Kecelakaan Saat Arus Balik, DPR Minta Rekayasa Lalu Lintas Harus Dioptimalisasi
-
Korban Tewas Akibat Gempa Myanmar Capai 3.000, Gencatan Senjata Diumumkan Demi Penyelamatan
-
Gempa Myanmar Renggut 2.800 Lebih Nyawa Manusia, Berapa Orang WNI?
-
Wanita ML di Makassar Tewas, Polisi: Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi
-
Kecelakaan Fatal Mobil Listrik Xiaomi Renggut Nyawa Tiga Mahasiswi Karena Terkunci
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti