- Seorang anak laki-laki tewas diserang kawanan anjing pemburu babi di Kecamatan Jasinga, Bogor, pada Minggu (7/6/2026).
- Korban mengalami luka parah akibat gigitan anjing saat berada di lokasi perburuan meskipun warga sempat menolongnya.
- Polsek Jasinga mengamankan 20 pemburu babi untuk dimintai keterangan terkait insiden maut tersebut demi proses penyelidikan.
SuaraBogor.id - Aktivitas perburuan babi hutan di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, berujung maut. Seorang anak laki-laki dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi sasaran serangan brutal kawanan anjing pemburu pada Minggu (7/6/2026).
Peristiwa tragis ini memicu kepanikan warga sekitar dan duka mendalam bagi keluarga korban, sekaligus memicu penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat.
Kapolsek Jasinga, Iptu Agus Hidayat, mengonfirmasi bahwa pihaknya segera menerjunkan personel ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan mayat anak di tengah perkebunan.
"Kami menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di sana, benar ditemukan seorang anak laki-laki yang sudah dalam kondisi meninggal dunia," ujar Iptu Agus Hidayat dilansir dari MetroBogor -jaringan Suara.com, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan penyelidikan sementara, korban mengalami luka-luka serius di beberapa bagian tubuh yang diduga kuat diakibatkan oleh gigitan beberapa ekor anjing yang digunakan dalam kegiatan berburu.
Meskipun warga sempat berupaya memberikan pertolongan pertama, nyawa korban tidak dapat diselamatkan karena luka yang dialami terlalu parah.
Pasca evakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Leuwiliang guna keperluan pemeriksaan medis. Namun, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan proses pembedahan mayat atau autopsi.
"Jenazah korban sempat dibawa ke RSUD Leuwiliang untuk keperluan autopsi, namun langkah tersebut ditolak oleh pihak keluarga," tambah Iptu Agus.
Sebagai langkah penegakan hukum dan guna mengungkap kronologi detail peristiwa tersebut, Polsek Jasinga telah mengambil langkah tegas. Sebanyak 20 orang pemburu babi hutan yang berada di sekitar lokasi saat kejadian berlangsung telah diamankan.
"Saat ini, pihak kepolisian telah mengamankan sekitar 20 orang pemburu babi untuk dimintai keterangan lebih lanjut guna memastikan rangkaian peristiwa sebelum serangan terjadi," tegas Kapolsek.
Baca Juga: Akses Baru Bogor Barat, Jalur Malasari - Cianten Jadi Pembuka Poros Lebak - Sukabumi
Berita Terkait
-
Akses Baru Bogor Barat, Jalur Malasari - Cianten Jadi Pembuka Poros Lebak - Sukabumi
-
Syarat Ketat SPMB Bogor, Wajib KK Minimal 1 Tahun untuk Pendaftar Jalur Zonasi
-
Link dan Jadwal SPMB Online SD-SMP Kabupaten Bogor 2026
-
Mengapa Kasus Noven Mandek Bertahun-tahun?
-
Tabrak Jupiter dari Belakang, Pengendara Ninja Tewas di Jalan Raya Parung
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang
-
Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania
-
93.719 Kasus ISPA Tercatat di Kabupaten Bogor hingga September 2026
-
Bocah 7 Tahun yang Hilang Dua Hari Ditemukan Tewas di Dalam Sumur di Gunung Putri
-
BRI Perluas Akses Magang Nasional Hingga 17 Regional Office