- Kebakaran melanda lahan sekitar TPA Galuga Kabupaten Bogor pada Senin, 7 September 2026, sejak sore hari.
- Petugas gabungan mengerahkan belasan unit kendaraan untuk memadamkan api yang terus membesar dan meluas di lokasi.
- Kepulan asap tebal memaksa warga sekitar mengevakuasi diri karena menyebabkan mata perih dan masuk ke dalam rumah.
SuaraBogor.id - Kebakaran dahsyat melanda sebuah lahan yang berada di sekitar TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (7/9/26).
Pantauan Suara Bogor di lokasi pukul 23.30 WIB, kobaran api yang muncul sejak sore hari terus membesar dan kian meluas.
Bahkan, dahsyatnya kobaran api membuat langit dan awan di sekitar lokasi tampak memerah.
Petugas gabungan dari Damkar, BPBD, kepolisian, hingga unsur lainnya terlihat terus berupaya menjinakkan api yang masih berkobar di lokasi.
Kepala Dinas Damkar Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, mengatakan petugas masih melakukan penanganan dilokasi untuk mencegah api semakin meluas.
“8 unit pemadam, 2 unit dari BPBD hingga zipur 1 unit dari kota bogor dikerahkan ke lokasi,” kata dia.
Sementara itu, seorang warga sekitar bernama Nia (32) mengaku baru mengetahui adanya kebakaran ketika kobaran api sudah terlihat membesar sekitar pukul 17.30 WIB.
“Iya saya baru sadar pas apinya udah besar, warga-warga pada teriak,” kata dia saat dijumpai suara bogor.
Menurut Nia, kondisi di sekitar permukiman sempat terdampak kepulan asap tebal.
Baca Juga: KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi
Bahkan, katanya, asap tersebut masuk hingga ke dalam rumahnya sehingga membuat mata terasa perih.
“Masuk asepnya ke rumah, perih juga mata saya keluar sama anak saya langung cari tempat yang aman,” katanya.
Hingga berita ini diterbitkan, petugas gabungan masih terus berjibaku melakukan pemadaman di sekitar lokasi kebakaran.
Proses penanganan di lapangan pun turut hadapi kendala, akses jalan menuju titik kebakaran cukup sempit membuat mobil pemadam kesulitan melintas dan menjangkau lokasi sumber api.
Kontributor : Dziharul Islam Nusantara
Berita Terkait
-
KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi
-
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Warga Kota Bogor Panic Buying, Stok Masker di Apotek Ludes
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih
-
KRL Siap Mengular Hingga Cigombong pada 2027, Target Lanjut Sampai Sukabumi
-
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Warga Kota Bogor Panic Buying, Stok Masker di Apotek Ludes
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif