- Bupati Bogor Rudy Susmanto mengeluarkan kebijakan strategis pada Minggu 6 September 2026 untuk melindungi kesehatan warga.
- Tim gabungan Damkar, Polres Bogor, dan Kodim Bogor melakukan penyemprotan abu vulkanik di 40 kecamatan sejak Minggu pagi.
- Pemerintah Kabupaten Bogor memberlakukan sekolah daring bagi seluruh jenjang pendidikan dari tanggal 7 hingga 8 September 2026.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat melakukan langkah-langkah luar biasa guna menangani dampak hujan abu vulkanik yang menyelimuti wilayah Bogor.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, resmi mengeluarkan kebijakan strategis untuk melindungi kesehatan masyarakat, termasuk mengalihkan sistem pembelajaran sekolah menjadi daring (PJJ).
Keputusan ini diambil setelah jajaran Pemkab Bogor menggelar rapat koordinasi bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan unsur Forkopimda pada Minggu (6/9/2026).
Rudy Susmanto mengapresiasi gerak serentak tim gabungan dalam membersihkan sisa-sisa abu yang membahayakan pengendara dan pernapasan warga.
Sejak Minggu pagi, tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) turun ke jalan-jalan protokol di 40 Kecamatan se-Kabupaten Bogor.
"Alhamdulillah, tim Damkar sudah turun serentak melakukan penyemprotan. Kami juga sangat berterima kasih kepada Polres Bogor yang menerjunkan unit water cannon serta Kodim Bogor yang membantu dengan armada pemadam kebakarannya. Aksi ini akan terus berlanjut hingga tanggal 7, 8, sampai minggu depan," ujar Rudy Susmanto di Cibinong.
Merespons instruksi Gubernur Jawa Barat dan guna meminimalisir paparan abu vulkanik pada anak-anak, Pemkab Bogor memberlakukan kebijakan pembelajaran jarak jauh diantaranya:
- Jadwal Daring: Senin (7/9/2026) hingga Selasa (8/9/2026).
- Target: Seluruh jenjang sekolah di bawah naungan Pemkab Bogor.
- Evaluasi: Kebijakan ini akan ditinjau kembali pada Selasa malam melihat perkembangan kondisi udara.
"Anak-anak adalah aset terpenting bangsa. Kami ingin mereka tetap berada di rumah untuk meminimalisir risiko kesehatan akibat abu vulkanik ini. Namun, kami meminta para guru dan kepala sekolah tetap hadir ke sekolah untuk melakukan pembersihan sarana pendidikan secara gotong-royong," tegas Rudy.
Mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor, Rudy menyadari bahwa penanganan bencana lingkungan ini membutuhkan kekuatan kolektif. Ia mengajak sektor swasta untuk turut berkontribusi nyata dalam membantu warga terdampak.
Baca Juga: Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
“Bogor cukup luas dan besar. Kami mengajak peran aktif pihak swasta untuk langsung membantu masyarakat di wilayah masing-masing. Semua akan lebih ringan jika kita bersatu padu membangun Bogor bersama-sama,” harapnya.
Berita Terkait
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Mitra Strategis Bupati Rudy Susmanto, Kadin Bogor Siap Jadikan Tegar Beriman Rumah Pengusaha
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
Terkini
-
Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif
-
Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif
-
BRI Ungkap 3 Bekal Finansial Penting Bagi Generasi Muda
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen