SuaraBogor.id - Kebakaran yang terjadi di Lapas Kelas I Tangerang menjadi tragedi kebakaran mematikan, menjadi perhatian publik saat ini.
Apalagi, pada peristiwa kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang itu menimbulkan puluhan orang meninggal dunia. Tercatat ada 41 napi meninggal dunia di tragedi mematikan tersebut.
Insiden kebakaran lapas beberapa kali terjadi di Indonesia. Namun kebakaran di Lapas Tangerang kemarin menjadi yang terburuk sepanjang sejarah di Tanah Air.
Berikut ini catatan sejarah kelam kebakaran di sejumlah lapas, seperti menyadur dari Solopos.com -jaringan Suara.com:
1. Medan
Sebanyak 5 orang tewas dalam kerusuhan dan kebakaran di Lapas Tanjung Gusta, Medan. Di antara 5 orang itu, satu orang adalah narapidana dan dua lainnya juru masak.
“Ada 5 korban tewas, 2 sipir, 1 tahanan dan 2 juru masak Lapas,” kata petugas kamar mayat RS Pirngadi, Jumat (12/7/2013).
Dua pegawai Lapas Tanjung Gusta meninggal dunia akibat kebakaran di tengah kerusuhan. Keduanya ditemukan di kamar mandi.
Identitas mereka adalah Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta, Bona Situngkir dan anggota staf, Richardo Naibaho. Jenazah mereka dievakuasi oleh pasukan TNI dan Polri. Kondisinya cukup mengenaskan karena mengalami luka bakar parah.
Baca Juga: Video Call Sebelum Lapas Terbakar, Kisah Pertemuan Terakhir Hengky dengan Tunangannya
2. Bengkulu
Kericuhan terjadi saat razia narkoba dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bengkulu di Rumah Tahanan (Rutan) Bengkulu. Keributan itu pun berujung pada terbakarnya seluruh blok hunian.
Akibatnya peristiwa ini, sebanyak 5 napi tewas saat blok hunian terbakar. Kakanwil Kemenkum HAM Bengkulu, Dewa Putu Gede, menegaskan tewasnya napi akibat terjebak di dalam sel.
“Memang terjebak di dalam sel. Kalau dibunuh kan tidak. Kuncinya (kunci sel) kan di kotak pegawai,” kata Dewa, Minggu (27/3/2016).
Kebakaran Rutan Bengkulu terjadi pada pukul 20.30 WIB hari Jumat (25/3/2016). Kemudian pada pukul 22.45 WIB, situasi dapat terkendali dan seluruh penghuni lapas Rutan Bengkulu berhasil dipindahkan ke LP Klas IIA Bentiring.
3. Aceh
Tag
Berita Terkait
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Innalillahi, Ayah Bunga Zainal Meninggal Dunia
-
Duka di Balik Jas Putih: Mengapa Dokter Internship Indonesia Bertumbangan?
-
4 Mei Hari Pemadam Kebakaran Internasional: Kisah Tragis di Balik Seragam yang Pantang Menyerah
-
6 Cara Aman Usir Lalat Tanpa Pakai Lilin, Praktis dan Minim Risiko
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga