SuaraBogor.id - Baru-baru ini Mantan Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai melontarkan sindiran keras kepada Presiden Jokowi dan juga Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Natalius Pigai melontarkan sindiran tidak hanya kepada Jokowi dan Luhut saja, terkait orang-orang yang pernah mengemis dan meminta tolong kepadanya.
Mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Natalius Pigai menyebutkan beberapa tokoh seperti Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komisaris Telkom, Arya Sinulingg, Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristuanto, dan Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menurut Natalius, orang-orang yang dulu mengemis kepadanya itu kini memiliki moral yang dipertanyakan setelah menjadi pejabat.
“Kenapa ya? Mereka pernah ngemis dan minta tolong ke saya, setelah jadi pejabat moralnya dipertanyakan,” katanya melalui akun Twitter NataliusPigai2 pada Senin, 13 September 2021.
“Dari Jokowi, Arya Sinulingga, Hasto Kristianto, Luhut Panjaitan 1,5 jam presentasi, Metro tipu grp,” lanjutnya.
Natalius mengatakan bahwa ia membantu orang-orang itu, bamun ia sendiri bersih dan tak pernah mengemis.
“Bedah Nilai bgs Papua dengan berakal partikelir,” katanya.
Bersama pernyataannya, Natalius membagikan beberapa tangkapan layar terkait pihak-pihak yang ia singgung.
Baca Juga: Jaga Kerahasiaan Data Pribadi Anda yang Tertera pada Sertifikat Vaksin
Pertama, tangkapan layar berita berjudul “Arya Sinulingga Disusul Istri Berkarir di BUMN”.
Kedua, tangkapan layar yang menampilkan kerabat Presiden Jokowi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, yakni Gibran Rakabuming (anak), Doli Dinomba Siregar (besan), Wahyu Purwanto (Ipar), dan Bobby Nasution (menantu).
Berita Terkait
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
-
PDIP Beri Tanggapan soal Tembok Ratapan Solo Diduga di Kediaman Jokowi
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Polres Bogor Resmi Tahan Majikan ASN BPK Pelaku KDRT ART di Gunung Putri
-
Jangan Sampai Kehabisan! Pendaftaran Mudik Gratis 2026 Dibuka, Cek Daftar Instansinya di Sini
-
File APK Palsu Kuras Rekening di Batang, Pakar Imbau Nasabah Waspada
-
Maut di Jalan Raya Jakarta Bogor! Pengendara Motor Tewas Usai Tabrakan Lawan Arus di Pakansari