SuaraBogor.id - Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya mengungkapkan, bahwa Ade Armando, Denny Siregar dan Rudi S Karim yang merupakan pegiat media sosial telah menyebarkan berita bohong selama ini.
Bahkan kata politisi Partai Ummat itu, Denny Siregar, Ade Armando, dan Rudi S Kamri menyebarkan berita hoaks terbesar di tahun 2021.
Namun, kata Mustofa, meski telah menyebarkan berita hoaks, para pegiat media sosial Denny Siregar, Ade Armando, dan Rudi S Kamri tak pernah pernah diamankan polisi atau diborgol.
“Gak tanggung-tanggung. Tiga Elit Narsum TV Cokro ini, secara meyakinkan mencoba tampil elegan,” katanya melalui akun Twitter TofaTofa_id, mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Selasa (14/9/2021).
“Menyampaikan kabar hoax terbesar 2021. Enggak pernah minta maaf. Nggak pernah diborgol,” tambahnya.
Bersama pernyataannya, Mustofa melampirkan video yang telah banyak beredar, yang menampilkan Denny, Ade, dan Rudi berbicara soal rencana sumbangan keluarga Akidi Tio.
Namun, video yang diunggah Mustofa dipotong dan hanya menampilkan pernyataan Rudi S Kamri.
Rudi mengatakan bahwa Keluarga Akidi Tio ini adalah keluarga pengusaha kelahiran Langsa, Aceh Timur, tapi lama bermukim di Sumatera Selatan.
Mereka, katanya, menyumbang melalui Kapolda Sumatera Selatan dengan angkanya yang fantastis, yakni Rp2 triliun.
Baca Juga: Sebut Jokowi Layak Dipolisikan, Pengamat: Kenapa Rizal Ramli Tak Melaporkan Sendiri?
Dalam video itu, Rudi juga menyindir bahwa keluarga Akidi Tio menyumbang uang, sementara Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hanya menyumbang doa.
Sebagaimana diketahui, rencana sumbangan Rp2 triliun dari keluarga Akidi untuk penanganan Covid-19 itu ternyata hanya fiktif.
Akibatnya, putri Akidi Tio benama Heriyanti yang dulu menyerahkan sumbangan secara simbolik kini berada dalam pemeriksaan polisi.
Kabar terakhir menyebut bahwa Heriyanti dibawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) untuk diperiksa kejiwaannya terkait kasus yang dihadapinya.
Informasi Heriyanti masuk RSJ ini juga dituliskan dalam kompilasi video yang diunggah Mustofa Nahrawardaya.
Hal itu sebagai sindiran kepada Denny, Ade, dan Rudi yang dulunya memuja-muji keluarga Akidi Tio saat ramai berita bahwa mereka menyumbang dalam jumlah fantastis.
Tag
Berita Terkait
-
Pemohon PHPU Gibran Minta Audiensi dengan Prabowo, Dorong DPR Bahas Pemakzulan
-
Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024
-
Lepas Jabatan Ketua Umum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ngaku 'Ngos-ngosan'
-
Lepas Jabatan Ketum Partai Ummat, Menantu Amien Rais Ngaku 'Ngos-ngosan'
-
Menantunya Mundur dari Ketum Partai Ummat, Amien Rais Tunjuk Ustaz Sambo Jadi Plt
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video