SuaraBogor.id - Rasulullah Nabi Muhammad SAW dijuluki pernah mendapat dua julukan dari Bani Quraisy sebelum ia diangkat menjadi nabi dan rasul. Dua Julukan itu adalah Al Amin yang artinya orang yang dapat dipercaya dan As Saadiq yang berarti yang benar.
Rasulullah SAW mendapat julukan tersebut karena selalu menunjukkan prilaku yang baik dan jujur. Termasuk saat ia melakuni aktivitas ekonomi berdagang.
Cara berdagang Rasulullah SAW tentu patut diketahui oleh umat Muslim saat ini.
Tak hanya mengetahui saja, akan tetapi juga menjadikan inspirasi dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Nyatanya, ada berbagai cara yang Baginda Rasul gunakan untuk berdagang, supaya mendapatkan keuntungan dan berkah. Mata pencaharian merupakan salah satu bentuk ikhtiar untuk bisa bertahan hidup.
Seperti yang sudah Allah SWT firmankan kepada kita. Seluruh yang ada di langit dan bumi, hendaknya kita jadikan untuk tetap bertahan hidup serta mensyukuri atas nikmat yang sudah Allah berikan kepada kita.
Berdagang merupakan salah satu profesi yang populer. Disamping itu juga, terkadang sebagian dari kita menggunakan cara tersendiri guna mendapatkan keuntungan.
Namun mereka juga tidak mempertimbangkan, cara mana yang sesuai dengan syariat Islam. Hanya keuntungan saja yang sudah mendominasi isi kepala mereka.
Kehadiran pandemi Covid-19, nyatanya menimbulkan dampak tersendiri. Salah satunya adalah adanya perubahan di sektor perekonomian.
Baca Juga: Waktu yang Tepat Berdoa di Hari Jumat, Insya Allah Dikabulkan, Jam Berapa?
Hal tersebut ditandai dengan banyaknya karyawan yang terkena PHK, sehingga menyebabkan mereka memutar otak serta beralih menjadi pedagang kecil-kecilan.
Sedangkan bagi mereka pengusaha kecil dan menengah juga berjuang mati-matian untuk mempertahankan dagangannya tersebut. Nah, untuk Anda yang belum mengetahui bagaimana cara berdagang Rasulullah SAW, simak penjelasan berikut ini.
Selalu Bersikap Jujur
Untuk cara berdagang Rasulullah SAW yang pertama adalah Baginda Rasul selalu bersikap jujur. Seperti yang telah kita ketahui bahwasannya sifat rasul itu ada 4.
Salah satunya adalah Siddiq yang memiliki arti jujur. Dalam berdagang, Nabi Muhammad SAW selalu jujur dalam perkataan maupun perbuatannya.
Tidak pernah sekalipun berbohong dan melakukan sikap yang munafik. Apalagi, perihal mengurangi berat timbangan barang.
Berita Terkait
-
Menemukan Sisi Manusiawi Rasulullah: Pelajaran Berharga dari Buku Tawa Tangis Para Nabi
-
Isra Miraj 2026 Berapa Hijriah? Ini Tanggal dan Makna Peringatannya
-
10 Puisi Isra Miraj Penuh Makna, Refleksi Perjalanan Suci Nabi Muhammad SAW
-
Sejarah dan Makna Isra Mi'raj: Perjalanan Luar Biasa Nabi Muhammad SAW Terima Perintah Salat 5 Waktu
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Terpopuler
Pilihan
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro