SuaraBogor.id - Bagi wisatawan yang akan berwisata ke Puncak Bogor disarankan untuk tidak memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan Raya Puncak Bogor, Jawa Barat.
Sebab, saat ini Satpol PP Kabupaten Bogor akan rutin melakukan razia kepada pengendara yang nekat parkir di pinggir Jalan Raya Puncak Bogor.
Razia yang dilakukan Satpol PP Bogor itu bertujuan untuk tidak adanya kerumunan dan kemacetan di Jalan Raya Puncak Bogor.
“Kita melakukan patroli rutin selama PPKM ini, banyak sekali para pengendara yang masih nekat parkir di sekitaran ruas jalan, padahal sudah ada aturannya tidak boleh,” kata salah seorang anggota Satpol PP Samuel, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com, Minggu (19/9/2021).
Ia mengungkapkan, penertiban ini rutin dilakukan setiap akhir pekan selama PPKM level 3 di Kabupaten Bogor, mulai dari hari Jumat hingga Minggu. Dan kegiatan ini sudah berlangsung semalam 3 pekan dari mulai diberlakukannya pelonggaran PPKM khususnya di wilayah Kabupaten Bogor.
“Kalau mereka parkir sembarangan dipinggir jalan ini, nanti tiba-tiba ada kendaraan lain yang melaju kencang bisa tertabrak, kita mengantisipasi hal itu terjadi,” tambahnya.
Dia mengungkapkan, tingginya volume kendaraan di puncak Bogor setiap akhir pekan, membuat para petugas sangat sigap dan extra tegas untuk melakukan penertiban kepada para pengendara yang melanggar aturan, hal ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan para pengendara lainnya.
Samuel juga berharap untuk para pengendara agar bisa mematuhi aturan yang ada, ini semua dilakukan sebagai kepedulian petugas kepada para pengendara demi keselamatan mereka.
“Kami peduli keselamatan mereka, makannya itu kami melakukan penertiban, sesuai dengan pribahasa, mencegah lebih baik daripada mengobati,” pungkasnya.
Baca Juga: Sebaiknya Gunakan Fitur Shift Lock saat Mobil Matik Parkir Paralel
Berita Terkait
-
Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota
-
Parkir Liar di Senopati Bikin Trotoar dan Jalur Difabel Tertutup, 52 Motor Ditertibkan
-
Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar
-
Belajar dari Kasus Food Truck Bolosego Kena Pungli Parkir Liar di Alkid Jogja, Pelaku Bisa Dibui?
-
Kebiasaan Menyalakan Mesin Mobil saat Parkir Ternyata Bikin Rusak Komponen
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor
-
Tunggu Tanda Tangan Gubernur Jabar, Pembebasan Lahan Jalan Tambang Bogor Tertunda Lagi
-
Rp90 Miliar Anggaran Lahan Jalan Tambang Dialihkan ke Pendidikan dan Kesehatan Bogor
-
BRI Perkuat Ekosistem MotoGP Mandalika 2026 Lewat Pariwisata, UMKM, dan Keberlanjutan
-
BRI Dorong Prestasi Atlet Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026