Roppiq mengatakan, KAI Commuter akan mengoperasikan enam gate eloktronik dan membuka loket untuk transaksi pembelian Kartu Multi Trip (KMT) dan Tiket Harian Berjamin (THB).
Layanan vending machine juga akan ditambahkan untuk pelayanan transaksi tiket KRL.
Untuk pelayanan naik dan turun pengguna KRL Lin Cikarang relasi Cikarang/Bekasi – Jakarta Kota PP dan KRL Lin Lingkar Bogor/Depok – Angke/Jatinegara tetap sama seperti yang berlaku saat ini.
Pengguna KRL yang transit di Stasiun Manggarai dan hendak menggunakan KRL Lin Sentral bisa menggunakan eskalator, lift, ataupun tangga di peron 6 dan 7 lantai dasar bangunan baru Stasiun Manggarai untuk menuju peron 10,11,12, dan 13 pada lantai 2.
Baca Juga: Ganjil Genap Kembali Diterapkan di Kawasan Puncak Bogor dan Sentul
"Saat ini, setiap hari kerja KAI Commuter mengoperasikan 994 perjalanan KRL tiap harinya. 616 perjalanan KRL atau sekitar 62 persen dari seluruh perjalanan KRL tersebut dilayani di Stasiun Manggarai. Rata-rata volume pengguna KRL di Stasiun Manggarai sepanjang bulan September 2021 sebanyak 5.748 orang, sedangkan rata-rata volume pengguna KRL setiap hari sebelum masa pandemi sebanyak 20.942 orang. hal ini menjadikan Stasiun Manggrai sebagai salah satu stasiun KRL tersibuk di wilayah Jabodetabek," ujarnya.
KAI Commuter mengimbau para pengguna KRL untuk mengikuti arahan dari petugas di lapangan dan senantiasa mengutamakan kesehatan serta keselamatan saat transit dan saat akan berpindah peron.
"Tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku dalam menggunakan KRL," katanya.
KAI Commuter juga kembali mengingatkan kepada para pengguna bahwa aturan mengenai pembatasan jumlah pengguna yang dapat naik KRL masih berlaku.
Petugas akan melakukan penyekatan dan antrean di stasiun guna mencegah kepadatan di dalam KRL.
Baca Juga: Turun Gunung Lawan Sentul City, ProDem: Masyarakat Bersatu Lawan Para Cukong-cukong
Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk.
Berita Terkait
-
Puncak Macet Parah Lebaran Ini? 3 Titik Ini Jadi Biang Keroknya
-
Kebun Raya Bogor Jadi Magnet Libur Lebaran: Pengunjung Membludak, Fasilitas Ditingkatkan!
-
Liburan Hemat Tapi Seru di Depok: 10 Kolam Renang Keren Mulai Rp15.000
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Bolehkan ASN Mudik Pakai Mobil Dinas, Wali Kota Depok Bisa Dijerat UU Tipikor?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai