SuaraBogor.id - Tak ada salahnya jika memilih masih terus berteman dengan mantan.
Tetapi, mesti diperhatikan pula batasan-batasannya supaya tidak multitafsir.
Jangan sampai, karena sikapmu yang keliru, mantan jadi menganggap kalau kamu masih suka dan ingin balikan. Berabe, kan?
Maka dari itu, supaya nggak lagi terjadi salah paham, berikut ini beberapa hal yang mesti kamu hindari ketika berteman dengan mantan. Apa saja?
Sering mengirim pesan
Meski kamu dan mantan pernah disatukan dalam hubungan asmara, jangan disamakan ketika kalian statusnya hanya berteman. Kalau dulu saat masih jadi pasangan, kamu sering mengirim pesan, sih, wajar.
Kini, kalau kamu tetap melakukan itu, ia akan mengira kamu belum move on dan masih ada rasa padanya. Sehingga, dia akan berpikir, kamu mau memberi kesempatan kedua.
Melakukan kontak fisik dengannya
Hal lain yang mesti kamu hindari ketika berteman dengan mantan, adalah melakukan kontak fisik. Misalnya, bergandengan tangan saat sedang jalan berdua. Itu, sih, teman tapi mesra namanya!
Kalau kamu memang nggak punya perasaan lagi dengannya, cukup berteman biasa saja. Jangan sampai terlalu dekat. Karena itu juga nggak baik bagi dirimu. Kamu jadi sulit untuk move on darinya.
Bertandang ke rumahnya
Kalau sudah putus, ya, jangan lagi main ke rumahnya. Buat apa? Apalagi, kalau dilakukan saat malam minggu. Itu, sih, sinyal keras kalau kamu masih ada hati.
Kalau memang kamu nggak memiliki perasaan lebih dari sekadar teman biasa, jangan lakukan itu. Nantinya bisa memberi sinyal berbeda. Dikiranya kamu masih suka, dan ingin menjalin hubungan asmara kembali.
Menjelaskan statusmu
Walaupun dulunya kalian dekat, tapi setelah pisah dan kalian hanya berteman, mesti disadari, bahwa kini kamu dan dia, sudah punya kehidupan sendiri-sendiri. Sehingga, nggak perlu kerajinan menjelaskan statusmu masih single atau sedang melakukan pendekatan dengan yang lain. Itu bisa memberi sinyal, kalau kamu sedang memanas-manasi mantan, lho. (*)
Berita Terkait
-
Diplomasi Indonesia Berduka, Dubes RI untuk Filipina Agus Widjojo Tutup Usia
-
Jampidsus Geledah Rumah Eks Menteri dan Sejumlah Lokasi Terkait Korupsi Kemenhut
-
Dugaan Korupsi Haji, Gus Yaqut kembali diperiksa KPK
-
Mantan Hakim Agung Ragukan Kekuatan Gugatan dalam Kasus Sengketa NCD
-
Mischa Chandrawinata Sentil Mantan Arafah Rianti yang Nyesel Kasih Tas Mahal: Bukan Laki-Laki
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Ketua TP PKK Kabupaten Bogor Desak Jajaran Bijak di Era Digital Demi Kesejahteraan Masyarakat
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Nasi Bebek Kholil Bikin Nagih! Kuliner Wajib Cibinong, Enak dan Ramah di Kantong Anak Kos
-
5 Poin Penting Ketua KPU Kota Bogor, Muhammad Habibi Dipecat DKPP
-
Ketua KPU Kota Bogor Muhammad Habibi Dipecat DKPP: Terbukti Langgar Kode Etik Pemilu