SuaraBogor.id - Truk tronton mengalami kecelakaan di jalur maut Cianjur atau Jalan Raya Sukabumi di Kampung Pajagan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur. Akibatnya, dua orang meninggal dunia dan beberpa lainnya luka ringan serta berat.
Selain itu, beberapa rumah warga yang berada dipinggir jalan akibat kecelakaan pun rusak pun juga sejumlah sepedah motor rusak. Selasa (29/8/2021).
Hani Hadianti (38) saksi mata mengungkapkan, kecelakaan yang melibatkan truk tronton yang mengarah dari Sukabumi menuju Cianjur sekitar pukul 18.15 WIB.
"Kejadian setelah adzan magrib, kecelakaan itu juga sempat terdengar suara gemuruh, setelah dilihat truk tronton sudah terguling," katanya pada SuaraBogor.id
Menurutnya, truk tronton bernomer polisi B 9790 TXT itu juga menambarak tiga mobil, beberapa sepedah motor, dari arah berlawanan dan rumah warga yang ada dipinggir jalan.
"Yang meninggal kayanya ada dua orang, satu supir truk tronton dan satu lainnya kurang tahu siapa, dan langsung dibawa ke Rumah Sakit sama ambulance," katanya.
Sementara itu, Acuk Syamsudin (62) warga sekitar mengatakan, saat kecelakaan terjadi sempat terdengan suara benturan yang kencang, bahkan terjadi getaran.
"Padah rumah saya dari jalan itu berjarak sekitar 200 meter, namun suara benturan kecelakaan truk tronton itu sangat kencang," ucapnya.
Berdasarkan pantauan dilapangan arus lalun lintas di Jalan Raya Sukabumi dari kedua arah mengalami kecametan hingga beberapa kilometer, karena badan truk menutupi badan jalan.
Baca Juga: Kecelakaan di Cianjur, Truk Bermuatan Botol Minuman Tabrak Empat Mobil dan Rumah
Sejumlah petugas Polres Cianjur pun masih berjaga dan melakukan evakuasi badan truk yang menutupi jalan.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Tag
Berita Terkait
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa