SuaraBogor.id - Masih banyak umat muslim di Indonesia khususnya di Bogor, Depok dan Cianjur belum mengetahui adanya keistimewaan hari Jumat.
Bahkan, pada hari Jumat ini ada waktu mustajab untuk berdoa. Namun, tidak ada salahnya untuk membaca artikel ini, supaya kalian tahu.
Pengasuh Pondok Pesantren Abdul Jabar Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya Ust Abdul Hakim mengatakan, hari jumat merupakan hari istimewa dalam islam. Hal itu merujuk pada beberapa hadist Nabi yang mengemukakan tentang keistimewaan hari jumat.
Salah satu keistimewaan itu, kata Ust. Abdul Hakim, hari jumat merupakan hari penciptaan nabi Adam As.
“Dalam riwayat HR Tirmidzi Nabi Muhammad Saw mengatakan, Sebaik-baik hari yang pada hari itu mata hari terbit adalah hari Jumat, pada hari itu Adam diciptakan. Pada hari itu ia dimasukkan ke surga dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga dan tidak akan terjadi hari kiamat kecuali pada hari Jumat.” katanya mengutip dari Ayobandung.com -jaringan Suara.com, Jumat (1/10/2021).
Dari beberapa sumber, masih banyak keistimewaan hari Jumat.
Hari Terkabulnya Do’a
Doa yang dipanjatkan pada hari Jumat berpeluang besar dikabulkan oleh Allah. Hal ini didasarkan pada Hadist Nabi Muhammad Saw.
“Sesungguhnya pada hari Jumat itu ada satu saat, tidak ada seseorang yang memohon sesuatu kepada Allah pada saat itu melainkan Allah pasti akan memberi kepadanya.” (HR. Ibnu Majah dan At-Tirmidzi).
Baca Juga: Bima Arya: Kita Tidak Ingin Terjadi Klaster-Klaster PTM
Ust. Abdul Hakim memaparkan, Imam Ahmad meriwayatkan bahwa waktu setelah Shalat Ashar merupakan waktu yang mustajab terkabulnya Do’a. Namun ada Riwayat seperti riwayat Muslim dan Abu Daud yang menyebut, waktu mustajab terkebulnya do’a adalah antara Imam atau khatib duduk di mimbar untuk khutbah sampai selesai Shalat Jumat.
Dijauhkan Dari Fitnah Kubur Wafat Hari Jumat
Dilansir dari Suara.com, dijauhkannya Fitnah kubur saat wafat di hari Jumat, didasarkan pada Hadist Nabi Muhammad Saw yang diriwayatkan Tirmidzi, Ahmad, Humaid, Abu Ya’la dan Al-Baihaqi.
“Tidaklah seorang muslim meninggal dunia pada hari Jumat atau pada malam Jumat melainkan Allah akan melindunginya dari fitnah (pertanyaan) kubur.” (HR. Tirmidzi, Ahmad, Humaid, Abu Ya’la, dan Al-Baihaqi).
Pahala Sedekat Dihari Jumat Berlipat Ganda
Hadist yang diriwayatkan Abi Syaibah mengatakan, “Sedekah itu dilipat gandakan pahalanya pada hari Jumat (yakni bila sedekah itu pada hari Jumat maka pahala berlipat ganda dari hari lain.”.
Berita Terkait
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Saepul Rencanakan Mutilasi Depok Demi Gasak Motor Korban
-
Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Mutilasi Depok, Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Sosok Kunaefi Korban Mutilasi Depok: Dikenal Pendiam dan Rajin Beribadah di Musala
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dihadiri Ustaz Maulana, Pengajian TP-PKK di Masjid Nurul Wathon Sedot Perhatian Warga Lintas Daerah
-
Mulai dari Kebun Raya Hingga Puncak, Ini Daftar Rute Bus Listrik Baru di Bogor
-
Akses Menuju Kantor Pemkot Bogor Baru Mulai Dibangun, Nilai Proyek Tembus Rp11,5 Miliar
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor