SuaraBogor.id - Pembelakaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) untuk tingkat sekolah SMP di Kota Depok menggunakan sistem hybrid.
Kabid SMP Disdik Kota Depok, Sada, menurutkan, sistem hybrid memadukan PTMT dengan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
"Istilah kita, Pembelajaran Terpadu," kata Sada saat memantau pelaksanaan hari pertama PTMT di SMAN 3 Depok, Senin (4/9/2021).
Seperti diketahui, kata Sada, Perwal membatasi jumlah siswa maksimal 50 persen di tiap kelas selama PTMT.
Akibat pembatasan ini, tidak mungkin seluruh siswa bersamaan menjalani pembelajaran daring atau tatap muka.
"Kan siswa diatur untuk masuk ke sekolah. Ada yang pengaturannya berdasarkan nomor absen ganjil- genap ataupun absen pertengahan," bebernya.
Sistem hybrid, terang Sada, menjamin materi yang diterima siswa PTMT di sekolah sama dengan yang diterima siswa di rumah.
"Jadi tidak ada siswa yang tidak belajar. Dan materinya sama di kelas maupun daring," tukasnya.
Sada menyebut, terdapat 33 SMP Negeri dan 214 SMP swasta yang memulai PTMT hari ini.
"Seluruh SMP di Depok serentak dimulai PTMT hari ini. Tapi ya itu, secara hybrid," bebernya.
Menurut Sada, PTMT akan digelar sampai Desember 2021. Lalu untuk semester 2 di Januari 2021, konsepnya diganti dengan Pembelajaran Adaptasi Pembiasaan baru.
"Teknis pelaksanaan Pembelajaran Adaptasi Pembiasaan Baru ini akan kami tetapkan setelah mengkahi uji cobadi PTMT 3 bulan terakhir," pungkasnya.
Berita Terkait
-
GWM Luncurkan Wey G9 Hi4 dengan Pilihan Mesin Hybrid dan Plug-in Hybrid
-
GM Tractors Pamerkan Jajaran Alat Berat Wirtgen Group di Mining Indonesia 2026
-
Brand Otomotif Kembangkan Mesin Hybrid yang Bisa Terjang Banjir Sedalam 1 Meter
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Remaja SMP dan SMA yang Tidak Menyumbat Pori sesuai Review
-
Demi Kuota Bimbel Tahun Depan, Orang Tua di Yogyakarta Rela Antre sejak Dini Hari hingga Menginap
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor