SuaraBogor.id - Atlet panjat tebing asal Bogor, Jawa Barat yakni Widia Fujiyanti berhasil membawa medali emas pada Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua.
Jawa Barat sendiri mendapatkan koleksi medali emas, perak dan perunggu dari Panjat Tebing melalui aksi Widia Fujiyanti, Salsabila, dan Bim Sigrid pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, Selasa (5/10/2021).
Mengutip dari Antara, Widia menambah satu medali emas lewat penampilan yang memukau penonton di tribun pertandingan final lead perorangan putri di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika.
Wiwi, sapaan akrabnya nyaris menyentuh titik panjatan puncak di babak final lead perorangan putri jika tidak kehabisan waktu pemanjatan.
Baca Juga: PON Papua: Maria Londa Sabet Emas Lompat Jauh Putri
Kendati tidak menyentuh puncak (top), dara kelahiran Bogor, 5 Januari 1999 itu tetap dinobatkan sebagai juara usai mencapai titik panjatan yang bernilai 46.
Wiwi mengalahkan Salsabila dari Jawa Barat yang menjadi peraih medali perak di nomor lead perorangan putri. Sabila, sebagaimana ia disapa, tercatat memanjat hingga titik yang bernilai 24+.
Di posisi ketiga, kontingen Papua Triara Putri Raudhah keluar sebagai peraih medali perunggu yang memanjat hingga titik panjat yang bernilai 23.
Sementara itu Bim Sigrid membuat Jawa Barat meraih medali perunggu dalam pertandingan final nomor boulder perorangan putra yang berlangsung Senin (4/10).
Bim berhasil memanjat sampai puncak dua kali, di zona pendakian pendek/ boulder satu dan boulder empat (B1 dan B4).
Baca Juga: Menpora Ingatkan Pemda untuk Siapkan Rencana Pengelolaan Fasilitas Olahraga Pasca PON
Namun ia masih kalah dari dua atlet panjat tebing asal Jawa Timur Aan Aviansyah dan Khoirul Anam yang masing-masing meraih medali emas dan perak dalam pertandingan final boulder perorangan putra.
Berita Terkait
-
Lawan Ridwan Kamil, Lisa Mariana Akan Konferensi Pers Meski Kondisi Mental Tak Stabil
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Warga Jabar yang Taat Pajak Jangan Iri karena Tak Dapat Pemutihan, Dedi Mulyadi Siapkan Surprise
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman