SuaraBogor.id - Polres Metro Depok menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan anggota TNI AD Sertu Yorhan Lopo yang ditemukan tewas di daerah Patoembak, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok pada 22 September 2021.
Berdasarkan pantauan SuaraBogor.id di lokasi, rekonstruksi berlangsung sekitar 1 jam di loby ruang Sat Reskrim Polresro Depok, Jumat (8/10/2021).
Rekonstruksi mereka ulang 19 adegan. Mulai dari cekcok antara saksi Majer dengan saksi Adam, momen penusukan Adam dan Yorhan oleh Pelaku Ivan, sampai penemuan jasad Yorhan di belakang tempat kejadian penusukan.
"Tersangka melaksanakan 19 adegan. Semua lancar sehingga rekonstruksi dapat berjalan sesuai dengan apa yang disampaikan Tersangka saat BAP," ungkap Kasat Rerskrim Polres Metro Depok, Yogen Heroes Baruno pada wartawan.
Dia menegaskan, tidak ada fakta baru yang ditemukan dalam rekonstruksi yang digelar hari ini.
"Semua sudah sesuai fakta. Kejaksaan juga bilang sudah cukup," tegasnya.
Yogen menyebut, Tersangka menusuk Yorhan secara spontan. Dia kaget lalu refleks menusuk Yorhan yang tiba-tiba mendekatinya.
"Tersangka tidak mengetahui bahwa korban adalah anggota TNI," kata Yogen.
Pisau yang digunakan untuk menusuk korban, sambung Yogen, pun hanya dibawa Tersangka untuk jaga-jaga.
Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Kota Depok Jumat 8 Oktober 2021
"Jadi Tersangka memang bawa pisau, tapi tidak diniatkan untuk itu (membunuh)," beber Yogen.
Tersangka juga sempat minta maaf pada Adam, korban yang pelaku tusuk sebelum menusuk Yorhan.
"Kan sempat didamaikan di rumahnya Adam. Dia minta maaf sebelum Adam dibawa ke rumah sakit untuk dijahit luka tusukannya," pungkas Yogen.
Sebelumnya, ditemukan sesosok mayat pria di Jalan Patombak, RT4/RW5, Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Kamis (23/9/2021) pagi.
Belakangan diketahui, mayat tersebut adalah seorang anggota TNI AD bernama Sertu Yorhan Lopo.
Dari penyelidikan polisi, Lopo ditusuk oleh Ivan pada Rabu (22/9/2021) malam.
Berita Terkait
-
Bukan Granat Aktif! Benda di Drone Teror Advokat Depok Hanya Replika
-
Pemkot Depok Usul Lima Rute Baru Transjabodetabek
-
KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Massa Aksi di Balai Kota Depok Tuntut Kelanjutan Program MBG: Demi Sejahterakan Petani dan Nelayan
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah