SuaraBogor.id - Perekonomian Kota Depok selama pandemi Covid-19 turun derastis. Saat ini pemerintah bakal membuat trobosan untuk kembali membangkitkannya.
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, pihaknya bakal kembali membangkitkan perekonomian jika kasus Covid-19 di Depok menurun.
"Pemerintah Kota Depok terus berkomitmen membangkitkan perekonomian masyarakat di masa pandemi COVID-19. Salah satunya melalui pameran Festival Produk Kreatif," kata Imam di Depok, Kamis.
Imam mengatakan pertumbuhan ekonomi Kota Depok mengalami penurunan saat masa pandemi COVID-19. Saat ini merupakan tepat untuk kembali menggeliatkan perekonomian, sehingga perekonomian warga bisa kembali pulih.
"Festival ini sangat bagus untuk mengajak warga Depok membeli membela dan memasarkan produk UMKM. Dengan begitu, UMKM kita bisa ikut maju," katanya.
Dikatakannya laju pertumbuhan ekonomi Kota Depok juga ditopang oleh hadirnya UMKM. Saat masa pandemi ini, UMKM mampu bertahan dengan baik.
"Kami terus melakukan pembinaan di tingkat kelurahan untuk memasarkan dan membesarkan UMKM. Mulai dari pelatihan packaging dan lain sebagainya," jelas Imam.
Sementara itu Kepala Disperdagin Kota Depok, Zamrowi menjelaskan dengan digelarnya Festival Produk Kreatif diikuti sebanyak 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM). Kegiatan ini akan digelar selama sepekan, mulai 13-19 Oktober 2021, dapat menumbuhkan ekonomi di masyarakat.
Festival ini, lanjut Zamrowi, tidak hanya diikuti oleh IKM bidang kuliner. Namun juga fashion dan kerajinan tangan yang sebelumnya sudah melalui masa akurasi (seleksi) di Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Depok.
Baca Juga: Lokasi SIM Keliling Kota Depok Kamis 14 Oktober 2021
"Kami sangat berharap produk pelaku IKM dapat diterima dan dibeli oleh pengunjung mal, dan akan dilakukan kegiatan serupa di mal-mal yang ada di Depok," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Bukan untuk Kantong Pribadi, Buruh Senior Depok Kawal Upah Layak bagi Generasi Mendatang
-
Integrasi Transportasi Terhambat, Pemprov DKI Sebut Pemda Depok dan Bekasi Tak Punya Anggaran
-
Bagaimana Data CPI dan Level JISDOR Menentukan Pengaturan Perdagangan IDR Mingguan
-
Transportasi Aceh-Medan Pulih, Mobilitas Warga dan Roda Perekonomian Regional Kembali Bergerak
-
Misteri Sosok Kamila Hamdi: Identitas Asli atau Akun Retasan di Balik Teror Bom 10 Sekolah di Depok?
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Jumat Kelabu di Bogor Selatan, Longsor Bonggol Bambu Timbun 2 Balita
-
Damkar Ciomas Bawa Mobil Tempur Cuma Buat Isi Kolam Renang Bocah yang Nangis Kejer
-
Damkar Bogor Gandeng Media Jadi Jembatan Edukasi Tanggap Bencana dan Bahaya Kebakaran
-
3 Rekomendasi Botol Minum Sepeda Terbaik 2026, Harga Mulai Rp50 Ribuan
-
BRI Salurkan Bonus dan Literasi Keuangan untuk Atlet SEA Games 2025