SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten Bogor menyetujui rencana Pemprov Jabar, yang akan kembali menghidupkan Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor, Jawa Barat.
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, mewakili Pemkab Bogor, pihaknya sangat setuju salah satu ikon wisata Kawasan Puncak Bogor yakni Restoran Rindu Alam kembali dihidupkan.
"Dalam rangka meningkatkan daya tarik wisata, saya atas nama Pemkab Bogor menyambut baik rencana pengembangan kembali rumah makan atau kawasan Rindu Alam. Entah itu jadi tempat wisata kuliner, pusat oleh-oleh, atau lainnya," ungkap Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Bogor, melunik dari Antara, Kamis (14/10/2021).
Menurutnya, rumah makan legendaris tersebut memiliki banyak kenangan manis yang membawa nama Puncak Bogor mendunia. Mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama pun sempat kepincut dengan salah satu menu di Restoran Rindu Alam.
"Dulu juga nama Puncak sampai ke mancanegara, Obama pernah ngomong, di Puncak itu ada restoran Rindu Alam, itu kan jadi mendunia," ujar Iwan.
Ia menyebutkan bangunan restoran yang terletak di ketinggian 1.444 meter di atas permukaan laut (MDPL) itu merupakan warisan bersejarah.
Bangunan Restoran Rindu Alam pertama kali didirikan pada tahun 1970-an oleh orang dekat Presiden RI Soekarno yaitu seorang perwira tinggi Letjen TNI Ibrahim Adjie.
Iwan mengaku sepakat jika kawasan Rindu Alam kembali dihidupkan setelah tutup awal tahun 2020, karena habis kontrak penggunaannya oleh pihak ketiga. Menurutnya, jika bangunan tersebut dibiarkan terlalu lama tak digunakan, khawatir akan menjadi kumuh.
"Sekarang pun walau sudah tutup tapi tetap saja jadi tempat nongkrong. Makanya saya setuju kalau Pemprov kolaborasi dengan Pemkab Bogor untuk pengembangan kembali tempat wisata Rindu Alam ini. Mungkin konsepnya juga bisa lain dari sebelumnya. Yang penting diaktifkan untuk kembali menjadi destinasi wisata," kata Iwan.
Baca Juga: Viral, Pengendara Motor Tewas di Jalan Alternatif Sirkuit Sentul
Ia juga mengusulkan agar nama tempat tersebut tetap Rindu Alam ketika kembali dibuka, karena namanya sudah melekat di telinga masyarakat sebagai ikon Puncak.
"Rindu Alam jangan dihapus namanya. Daripada sekarang sayang jadi bangunan kosong nggak terurus. Rindu Alam itu punya histori, ikon Puncak juga. Jadi tempat destinasi wisata sejarah juga bisa," ujarnya.
Sebelumnya Pemprov Jabar berencana menghidupkan kembali wisata di kawasan Rindu Alam, Puncak Bogor, untuk menghasilkan pendapatan asli daerah dalam rangka pemulihan ekonomi pasca-COVID-19.
“Pemprov Jabar berusaha memanfaatkan kembali daerah wisata Rindu Alam ini untuk meningkatkan PAD,” kata Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum seusai meninjau kawasan wisata di Jalan Raya Puncak Gadog KM 89, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (11/10).
Berita Terkait
-
Detik-detik Puting Beliung di Bogor Terbangkan Sayap Pesawat 300 Meter hingga Timpa Rumah Warga
-
Malam Tahun Baru 2026 Jalur Puncak Berlaku Car Free Night, Cek Jadwal Penyekatannya di Sini
-
Sambangi Kantor BPK, Dedi Mulyadi Cek Alur Kas Pemprov Jabar Sudah Benar atau Tidak
-
Usai Ancam Pecat Anak Buah jika Ngibul soal Dana Ngendap, KDM: Saya jadi Gak Enak Nih
-
Data BI Patahkan Tudingan Purbaya soal Dana Nganggur Rp4,1 T, KDM: Jangan Ada Lagi Pernyataan Keliru
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Dukung Indonesia ASRI, BRI Peduli Libatkan Masyarakat Jaga Lingkungan Pantai Kedonganan
-
Lonjakan Permintaan Emas Fisik, Pegadaian Pastikan Pemenuhan Bertahap hingga Februari 2026
-
Peran Strategis BRI Dongkrak Keberhasilan Program Perumahan Rakyat, Menteri PKP Beri Apresiasi
-
Sektor Otomotif dan Konstruksi Jepang Menanti, Brexa Siapkan 1.000 Slot Pelatihan di Bogor
-
Lebih dari Sekadar Iftar: Berbuka di Bigland Bogor Hotel, Bawa Pulang Kesempatan iPhone 17 Pro