SuaraBogor.id - Pimilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 170 desa di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat turut di tinjau Dirjen Binapemdes Kemendagri Yusharto Huntoyungo, Sabtu (16/10/2021).
Pemantauan Dirjen Binapemdes itu dilakukan memastikan Pilkades berjalan lancar dan sesuai Protokol Kesehatan (Prokes).
"Kami melakukan pemantauan untuk memastikan pelaksanaan Pilkades serentak di Purwakarta berjalan lancar, aman dengan penerapan disiplin protokol kesehatan," kata Yusharto, di Purwakarta, Sabtu.
Kata dia, berdasarkan pengamatan melalui laporan, berikut instrumen yang sudah disiapkan oleh Pemkab Purwakarta, sudah ada kesesuaian dan konsistensi antara laporan dengan di lapangan.
Ia mengungkapkan, pelaksanaan Pilkades serentak di Purwakarta saat ini sudah sesuai dengan Permendagri 72 Tahun 2020, dimana penerapan protokol kesehatan Covid-19 sudah diterapkan dengan baik.
"Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan Pilkades serentak yang digelar di masa pandemi sudah dilaksanakan dengan baik," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap pelaksanaan Pilkades serentak di 170 desa di Purwakarta mulai pemungutan suara hingga pelantikan kepala desa terpilih bisa berjalan dengan dan aman dan lancar.
Menurut dia, pelaksanaan Pilkades serentak ini telah dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi khususnya dalam hal pengamanan yang melibatkan berbagai pihak terutama unsur Pemda dengan TNI dan Polri.
"Selain upaya pencegahan pada hal-hal yang mengarah pada konflik dan sengketa Pilkades, kita juga mengedepankan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin sehingga segala potensi penyebaran pandemi COVID-19 bisa diminimalisir," katanya. (Antara)
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Purwakarta Terkenal: Hidden Valleyhills Hingga Giri Tirta Kahuripan
Tag
Berita Terkait
-
Demi Hemat Anggaran, 36 Ribu Kades Minta Jabatan Diperpanjang, DPR: Ancam Demokrasi
-
DPR Tampung Aspirasi Kepala Desa AMJ, Dorong Koordinasi Tahapan Pilkades
-
Beban Keuangan Jadi Alasan, Kades Usul Pilkades Ditunda ke DPR
-
DPR Soroti Risiko Diskriminasi Bantuan Gempa NTT di Tengah Pilkades
-
Bukan Konten Joget, 4 Bocah Ini Pilih Bersihkan Selokan hingga Dijuluki Pandawara Cilik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor