SuaraBogor.id - Tim bulu tangkis Indonesia akhirnya berhasil meraih kembali piala Thomas Cup pada tahun ini. Setelah penantian selama 19 tahun.
Kemenangan tim bulu tangkis Indonesia dalam ajang piala Thomas Cup pun menjadi perhatian seluruh masyarakat Indonesia yang merasa haru dan bangga.
Bahkan kabar bahagia kemenangan tim bulu tangkis Indonesia dalam piala Thomas Cup menjadi trending topic di sejumlah media sosial.
Seperti yang diketahui, pertandingan final tim bulu tangkis Indonesia melawan tim China tersebut berlangsung pada Minggu, 17 Oktober 2021 kemarin di Ceres Arena, Aarhus, Denmark.
Tak hanya kalangan masyarakat, sejumlah tokoh politik juga turut menyoroti kemangan tim bulu tangkis Indonesia tersebut.
Tokoh Nahdlatul Ulama (NU), Umar Hasibuan alias Gus Umar mengutarakan pendapatnya bahwa baru di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) tim bulu tangkis Indonesia dapat merebut kembali piala Piala Thomas Cup.
“Baru dizaman Jokowi Indonesia juara Piala Thomas. Presiden sebelumnya ngapain saja?” cuitnya dari akun Twitter @Umar_Hasibuann_ pada mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Senin (18/10/2021).
Dalam cuitannya, Gus Umar menuturkan jika kemenangan bulu tangkis Indonesia di Piala Thomas Cup membuktikan bahwa Presiden Jokowi adalah sosok yang jenius dan hebat.
“Pak Jokowi emang jenius dan hebat krn dimasanya jadi presiden indonesia juara piala Thomas,” tuturnya.
Baca Juga: Deretan Fakta Menarik usai Indonesia Juara Piala Thomas 2020
Tak berakhir di situ, penyataan Gus Umar tersebut rupanya merupakan sindiran halus seakan memuji Presiden Jokowi untuk mendapatkan posisi jabatan di istana negara.
“Apa twit saya yg menjilat ini sdh cocok jadi Menhan ganti prabowo?” sambung Gus Umar yang direspon warganet dengan candaan.
Tag
Berita Terkait
-
Rudal Iran Hancurkan Perusahaan China di Kuwait, 1 Orang Tewas
-
Robot China 'Invasi' Industri Logistik di Inggris, Bagaimana Nasib Pekerja Manusia?
-
Kelebihan Rudal QW-12 dan Rudal FN-16 Buatan China yang Dibeli Iran saat Perang dengan Amerika
-
Iran Borong 400 Rudal Manpads China Seharga Rp 1,2 Triliun
-
Ditanya soal Caketum PBNU, Menag Nasaruddin Pilih Irit Bicara
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bus Listrik Bogor Siap Layani Rute Wisata: Sambungkan Pakansari, Margo City Hingga Puncak
-
Digerebek Tanpa Busana di Kontrakan, 3 Pria Diduga Pesta Gay di Citeureup Diarak Warga
-
Perkuat Sinergi Politik, Bupati Bogor dan DPRD Pererat Komunikasi demi Aspirasi Rakyat
-
Usut Dugaan Jual Beli Jabatan ASN, Inspektorat Kabupaten Bogor Pasrahkan Kasus ke Kepolisian
-
BRI Salurkan Pembiayaan Perumahan Rp12,17 Triliun, Presiden Hadiri Akad Massal di Batang