SuaraBogor.id - Saat ini banyak orang yang ingin bekerja, namun susah untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan. Nah, kali ini Ratu Elizabeth membuka lowongan.
Informasi itu diketahui dari Buckingham Palace yang baru saja mengunggah lowongan kerja di situs Reed. Mereka sedang membutuhkan pekerja kebersihan.
Pihak istana mencari seseorang yang bisa membantu merapikan berbagai ruangan. Profesi ini pun tidak butuh banyak kualifikasi khusus meski dituntut untuk melakukan tugas dengan standar tinggi.
“Bergabunglah dengan tim profesional kami di tempat kami di London, kamu akan memelihara, membersihkan, dan menjaga berbagai interior dan item, memastikan mereka terlihat terbaik," tulisnya mengutip dari Terkini.id -jaringan Suara.com, Rabu (20/10/2021).
Tak hanya bisa bekerja untuk istana, orang terpilih juga dijanjikan mendapat ilmu dan pengalaman dari spesialis.
Tak hanya sekadar jadi tukang sapu, pekerjaan ini cukup menjanjikan karena dikatakan mendukung perkembangan.
“Kadang-kadang kamu akan mendukung upacara-upacara dan acara-acara juga. Dalam lingkungan di mana banyak pengembangan dan pelatihan, kamu bisa menumbuhkan kemampuan dalam peranmu,” tulisnya lagi.
Meski tidak dikatakan terkait spesifikasi khusus tentu tetap ada kualifikasi yang dicari untuk bisa bekerja di Istana Buckingham Ratu Elizabeth.
“Orang yang sangat efisien dan proaktif dan punya kemampuan manajemen waktu yang baik, kamu akan bisa memprioritaskan dan mengatur beban kerja keseharian yang sibuk”
Baca Juga: Kriminolog UGM Beberkan 3 Faktor Generasi Muda Terjebak Dalam Pekerjaan Pinjol Ilegal
Diperlukan pula sikap yang positif untuk belajar dan berkembang.
“Di atas itu semua, kamu harus mau belajar dan berkembang. Ini adalah kesempatan untuk menggunakan antusias dan minat untuk memberikan yang luar biasa,” tulisnya.
Staf kebersihan di istana Ratu Elizabeth diminta untuk bekerja 20 hingga 40 jam seminggu dari Senin hingga Minggu, termasuk shift malam.
Bagaimana dengan penghasilannya?
Gajinya dianggap standar yakni antara £11.300 (Rp 219 jutaan) dan £22.600 (Rp 438 jutaan). Dilansir Yahoo, per tahunnya pekerja bisa dibayar £22.941 (Rp 445 jutaan).
Berita Terkait
-
Kasus TPPO Bergeser ke Dunia Digital, Pencari Kerja Diminta Lebih Waspada
-
Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan
-
Bekerja untuk Hidup atau Hidup untuk Bekerja? Menggugat Obsesi pada Produktivitas
-
Dilema Jobseeker: Dituntut Berpengalaman, tetapi Tak Diberi Kesempatan
-
Sarwendah Sekarang Kerja Apa? Tahan Tangis Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Limbah Sianida vs Kemarau Panjang: Saat Sungai Cikaniki Mati Rasa dan Warga Berjuang Demi Air Bersih
-
Menjangkau Pelosok Talaud, Mantri BRI Perkuat Perekonomian Masyarakat Lewat Pendampingan UMKM
-
Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner