SuaraBogor.id - Seorang pemuda asal Kampung Cibereum, RT02/RW07, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor mengalami luka parah di bagian kepala usai dibacok komplotan geng motor.
Diketahui, aksi pembacokan terhadap pemuda di Bogor itu terjadi pada dini hari. Korban mengalami luka bacok dibagian kepala.
Pemuda yang kena bacok itu dialami oleh Ahyar. Tidak hanya itu, temannya Alvin Fahrizal juga menjadi korban pembacokan.
Temannya juga mengalami luka sayatan pada bagian tangan. Kini masih berada di rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis.
Anggota Unit 2 Reskrim Polsek Bogor Selatan, Bripka Ganjar Yoga Setiawan mengatakan, diperkirakan peristiwa berdarah terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.
Saat itu korban bersama teman-temannya sedang nongkrong di pinggir jalan. Kemudian datang sekelompok orang menggunakan sepeda motor, melakukan penganiayaan.
“Tanpa alasan yang jelas para pelaku mengeroyok korban menggunakan senjata tajam dan tangan kosong yang mengakibatkan korban mengalami luka sobek di bagian kepala,” kata Anggota Unit 2 Reskrim Polsek Bogor Selatan Bripka Ganjar Yoga Setiawan saat dikonfirmasi, mengutip dari Bogordaily.net -jaringan Suara.com.
Korban dilarikan ke Rumah Sakit Ummi oleh pihak keluarga. Keluarga langsung membuat laporan Polisi ke Polsek Bogor Selatan dengan nomor. LP/283/X/2021/Bosel. Pelapor atas nama E Hodijah.
Setelah mendapatkan laporan tersebut, anggota Reskrim Polsek Bogor Selatan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para pelaku pengeroyokan.
Baca Juga: Musyawarah KNPI di Bogor Ricuh, Aksi Saling Dorong Terjadi
“Pelaku tidak dikenal. Namun diduga ada keterkaitan dengan anggota Pusdik Intel yang terkena luka bacok di Daerah Cikaret Ilir wilayah Polsek Bogor Barat beberapa waktu lalu,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Gagal Ngumpet! Maling Motor Sembunyi di Plafon Rumah Pacar Jatuh Terjerembab Usai Didobrak
-
Perayaan HUT ke-80 Bhayangkara di Cikeas
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan
-
Kasus ART Tewas di Bogor Berbuntut Panjang, Kuasa Hukum Desak Polisi Periksa Peran Majikan
-
Erick Thohir Puji IBL, Lima Musim Hadirkan Lima Juara Berbeda
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC
-
Pemain Judi Online Terbanyak se-Indonesia Ada di Kabupaten Bogor
-
Berawal dari Paket Misterius di Jasa Pengiriman, Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Cair Asal Bogor
-
Tragedi Subuh di Cilebut, Lansia Asal Kota Bogor Tewas Tertabrak KRL
-
Dirgahayu Bhayangkara ke-80, Bupati Bogor Doakan Polri Selalu Kuat Jadi Pengayom Masyarakat