SuaraBogor.id - Satlantas Polres Cianjur menangkap tiga orang remaja pelaku ugal-ugalan di Jalan Raya Bandung, Kampung Samolo, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur.
Kasat Lantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom mengaku, penangkapkan tiga orang remaja tersebut berawal adanya laporan dari masyarakat, karena mengendarain kendaraannya secara ugal-ugalan dan membahyakan pengendara lain.
"Setelah mendapatkan informasi itu, kami langsung melakukan penelusuran, berbekal dari plat nomer kendaraan jejak pelaku akhirnya dapat dideteksi," katanya pada wartawan, Selasa (26/10/2021).
Hasil dari penyelidikan, kata dia, tiga orang remaja yang masih berusia 14 sampai 18 tahun telah diamankan untuk dimintai keterangan di Mapolres Cianjur.
"Ketiga orang remaja pelaku ugal-ugalan tersebut diamankan didua lokasi berbeda dan saat ini tengah dimintai keterangan di Mapolres Cianjur," katanya.
Ia memastikan, ketiga orang remaja yang telah meresahkan para pengguna jalan itu, tidak dalam pengaruh minuman kerasa, namun mereka melakukan hal itu merupakan sebagai aktualisasi diri karena bergabung dengan geng motor.
"Karena ketiganya masih berusia dibawah 17 tahun, sementara ini mereka akan dilakukan pembinana sesuai dengan ketentuan dan perundangan- undangan yang berlaku," kata dia.
Sementara itu, berdasarkan video yang beredar, seorang pengendara motor dan membonceng dua orang melakukan aksi ugal-ugalan di Jalan Raya Bandung, Samolo, Kecamatan Karangtengah, Cianjur.
Aksi ugal-ugalan tersebut pun sempat terekam kamera telepon genggam milik pengendaran lain, dan viral dimedia sosial beberapa waku lalu.
Baca Juga: Hilang Tiga Hari, Remaja Terseret Arus di Tanjunguncang Ditemukan Meninggal
Dalam video berdurasi 38 detik itu, ketiga orang pemuda yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor jenis matik melaju zigzag dan menggaur-gaurkan knalpot bisingnya serta sengaja menghalang-halangi laju kendaraan yang ada dibelakangnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Krisis Ketahanan Emosional Remaja: Pelajaran di Balik Kasus Pengeroyokan Guru SMK
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Di Balik Janji Dai Nippon
-
Wajah Baru Kolong Tol Angke: Usulan Pelaku Tawuran Disulap Jadi Skate Park Keren
-
5 Sunscreen Remaja Agar Tidak Kena Flek Hitam di Usia 30 Tahun
-
Aksi Curi Rel di Jatinegara Terbongkar, Tujuh Remaja Kabur Tinggalkan Barang Bukti Usai Terpegok!
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 161, Bedah Tuntas Perbedaan Ekonomi Kelautan dan Maritim
-
5 Rekomendasi Sepeda Minimalis untuk Bapak-Bapak, Mulai 1 Jutaan!
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 104: Analisis Teks Eksplanasi 'Tukang Ojek Payung'
-
3 Orang Gurandil Masih Terjebak di Lubang 'Maut' Gunung Pongkor Bogor
-
KPK Bakal Ikut 'Pelototi' Proyek Jalur Tambang hingga Jalan Rancabungur-Leuwiliang