SuaraBogor.id - Seorang anak baru gede atau ABG berinisial MIA (19) tewas kena bacok celurit, usai terlibat tawuran di Kota Depok.
Dia kena bacok saat ikut tawuran antar geng di depan Pasar Agung, Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat.
Menurut Kapolrestro Depok, Kombes Pol Imran Edwin Siregar, korban sempat menerima penanganan medis di rumah sakit. Namun nayawanya tidak tertolong akibat luka parah diderita.
"Luka bacok parah diderita korban di pungggung sebelah kiri. Sampai kena ginjal," sebut Imran pada wartawan dalam konferensi pers di Polrestro Depok, Kamis (4/11/2021) sore.
Aksi tawuran yang menewaskan terjadi pada Selasa (2/11/2021) dini hari. Tidak sampai 24 jam pasca kejadian, polisi berhasil menangkap 4 pelaku pembacokan.
Kasat Reskrim Polrestro Depok, Yogen Heroes Baruno menambahkan, pelaku utama yang membacok MIA, RN (21) ditangkap di kawasan Jakarta Barat.
"Dia ditangkap di rumah ayahnya," bebernya.
Motif tawuran hanya sebatas ajang adu hebat antar geng. Kedua geng berasal dari Kota Depok.
"Mereka keluar selalu bawa sajam. Lalu keliling mencari musuh. Kalau ada yang nyaut, ditentukan tempatnya. Janjian lewat medsos," ungkap Yogen.
Baca Juga: Buntut Siswa Serang SMPN 1 Pagelaran, Tiga Kepsek Dipanggil Dipanggil Dindik Pandeglang
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan senjata berupa plat besi dan celurit yang digunakan untuk membacok MIA.
"Mereka disangkakan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan Ancaman hukumannya 5 tahun penjara," pungkas Yogen.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Tawuran Maut di Kebon Jeruk: 19 Orang Ditangkap, Pelaku Siram Air Keras Diburu
-
Bercak Darah di Balik Pintu Warung, Cerita Horor Saksi Tawuran Maut Kebon Jeruk Tewaskan 1 Orang
-
Gagalkan Aksi Tawuran di Bassura, Polisi Sita Celurit, Golok hingga Cairan Air Keras
-
Tak Cukup Cabut KJP, DPRD DKI Usul Bansos Seluruh Keluarga Pelaku Tawuran Disetop
-
Tawuran di Manggarai Berujung Penjarahan, Toko Pulsa Rugi Rp2 Juta Usai Etalase Dihancurkan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya
-
Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam
-
Penuhi Panggilan KPK, Jaro Ade Diperiksa soal Kasus Upah Pungut di Bogor
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi