SuaraBogor.id - Sunday Morning Riding atau Sunmori, kata yang belakangan tren di kalangan remaja. Kegiatan jalan-jalan menggunakan sepeda motor ini baru-baru ini terekam berulah di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Sunmori Berplat B Bikin Rusuh dan Bising di Sentul. Sebuah unggahan video di laman Twitter Senin, 8 November 2021 kemarin bikin heboh akibat pemandangan Sunmori.
Terlihat dalam video unggahan tersebut diduga berlokasi di Sentul Nirwana, Kabupaten Bogor Jawa Barat pada hari Minggu, 7 November 2021.
Sunmori yang terdiri dari iring iringan sebuah klub motor Honda Vario berjumlah puluhan sedang melintas, beramai ramai mengepung sebuah Sedan Peugeot berwarna merah sembari membunyikan klakson.
Begitu nyaring dan membuat suasana sekitar menjadi ramai akibat bunyi klakson dan deru knalpot yang bersaut sautan.
Rombongan tersebut terlihat marah dengan si pengendara mobil hingga salah satu dari mereka yang berada di depan sebelah kiri mobil dengan kesal menendang bagian depan mobil sambil terus berjalan.
Entah apa yang terjadi sebelumnya, hingga membuat rombongan motor ini marah dan mengarak si mobil.
Unggahan tersebut sontak memancing reaksi warganet yang melihatnya.
" Sunmori sih Sunmori ****, knalpot lu berisik ***, kalau mau riding gak usah nutup jalan, lu bukan prioritas," kata akun @samb***.
" Knalpot rombeng memang meresahkan, kenapa sekarang dibolehin lagi ya ? Perasaan dulu kalau pake knalpot kayak gitu ditilang polisi deh, apa peraturannya sudah berubah?" Sindir akun lain @meongm***.
" sebenarnya gue berangkat kerja lewat sentul, itu yang mori plat B semue kebanyakan," timpal akun @_Mriv***
" Sebenernya geng motor yang rusuh cuma nyali kalau mereka lagi rame rame saja," sahuy akun @milkyban***.
Sampai saat ini belum diketahui sebab kejadian tersebut, apakah benar ada masalah antara para pengendara club dengan mobil merah itu atau memang konsep mereka dan hanya candaan saja.
Video Sunmori Tendang Sedan di Sentul, bisa disaksikan di SINI
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Dua Tahun 'Main Cantik' di Kantor Camat, Pegawai PPPK di Bogor Ketahuan Pakai Sabu Sejak 2024
-
Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai, Wamensos: Ini Perintah Presiden
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat