SuaraBogor.id - Seorang sopir taksi Blue Bird di Kota Bogor, Jawa Barat tewas usai diserang kelompok remaja bersenjata tajam.
Peristiwa penyerangan kepada sopir taksi yang sedang istirahat itu terjadi pada Sabtu 6 November 2021 sekitar pukul 05.00 WIB.
Saat ini pelaku berhasil diamankan jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan kelompok remaja bersenjata tersebut terdiri dari orang pelaku tersebut melancarkan aksinya di sejumlah lokasi berbeda.
Tanpa sebab yang jelas, para pelaku menyerang salah satu sopir angkutan umum Blue Bird yang saat itu sedang parkir di kawasan tersebut.
"Supir Blue Bird atas nama Yasin meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam atau sajam pelaku. Kemudian pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban seperti handphone dan lainnya," katanya, kepada wartawan, Senin 22 November 2021.
Para pelaku juga kembali melancarkan aksinya pada Kamis 11 November 2021. Kali ini para pelaku menyerang anak dari pemilik warung bensin eceran di kawasan Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.
Atas kejadian tersebut, anak pemilik warung bensin eceran tersebut mengalami luka berat akibat sabetan dari senjata tajam para pelaku.
"Ada juga korban ojeg online yang menjadi korban di Kecamatan Bogor Selatan. Jadi total ada tiga lokasi berbeda di mana para pelaku melancarkan aksinya," ujarnya.
Baca Juga: Sadis! Antar Anak Beli Jajan, Wanita di Tegal Justru Tewas Ditusuk Suami Sendiri
Atas perbuatannya itu, anggota kelompok remaja bersenjata dikenakan 356 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
Berita Terkait
-
59 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi, Komnas HAM Minta Dudung Lapor ke Prabowo soal Papua
-
Geger Penemuan Mayat Bayi di Taman Sari, Warga: Awalnya Kayak Ada Bau Bangkai
-
Tampang Pria Australia Pembunuh Ibu Dua Orang Anak Asal Indonesia di Melbourne
-
Pembunuhan di Rumah Miring: Misteri Ruang Tertutup yang Menguji Logika
-
22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor