SuaraBogor.id - Kasus Covid-19 di Eropa saat ini meningkat sangat tajam. Bahkan, sejumlah wilayah kembali menerapkan lockdown.
Austria salah satunya kembali menerapkan karantina nasional atau lockdown.
Warga Austria diminta untuk bekerja dari rumah dan toko-toko yang tidak penting untuk ditutup.
Tetangga Austria, Jerman bahkan mengeluarkan peringatan keras kepada warganya agar segera divaksin saat tingkat infeksi Covid di gelombang keempat terus bertambah.
Pembatasan-pembatasan baru telah memicu protes di seluruh Eropa. Terjadi bentrokan massa pemrotes dengan polisi di Belanda dan Belgia.
Tingkat infeksi telah meningkat tajam di benua itu, sehingga memicu peringatan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Menyadur dari BBC News -jaringan Suara.com, pada hari Sabtu direktur regional WHO Dr Hans Kluge mengatakan kepada bahwa setengah juta kematian bisa terjadi pada musim semi tahun depan.
Kecuali, langkah pengendalian lebih diperketat lagi di seluruh Eropa - seperti vaksinasi, memakai masker dan penerapan syarat sertifikasi vaksin covid di tempat-tempat umum.
Pekan lalu Austria menjadi negara Eropa pertama yang menjadikan vaksinasi Covid sebagai persyaratan hukum, dengan undang-undang tersebut akan mulai berlaku pada Februari tahun depan.
Baca Juga: Dua Daerah Sudah Zona Hijau, Hari Ini Penambahan 7 Kasus di Kaltim
Mereka yang tidak divaksinasi sudah dilarang mengunjungi restoran, penata rambut, dan bioskop. Sekarang, mereka dipaksa tinggal di rumah.
Menteri Kesehatan Jerman bahkan telah mengeluarkan peringatan paling keras tentang pentingnya mendapatkan vaksin covid.
"Pada akhir musim dingin ini semua orang di Jerman akan divaksinasi, sembuh atau mati," kata Menkes Jens Spahn dalam konferensi pers di Berlin, Senin.
Berita Terkait
-
7 Pemain Top Eropa Ini Absen di Piala Dunia 2026, Apa Alasannya?
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
Belajar dari Pengalaman, Jerman Enggan Remehkan Curacao Jelang Duel di Piala Dunia 2026
-
Sempat Dikabarkan Meninggal Dunia Saat Pembukaan Piala Dunia 2026, Suporter Jerman Kritis
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul