SuaraBogor.id - Satuan lalu lintas (Satlantas) Polrestro Depok berniat menggelar uji coba kebijakan ganjil genap kendaraan di Jalan Margonda Raya, Kota Depok.
Rencananya, uji coba ganjil genap di Jalan Margonda Raya akan dimulai Sabtu (4/12/2021) hingga 2 minggu ke depan.
Kasatlantas Polrestro Depok, Kompol Kompol Jhoni Eka Putra menyebut, ganjil genap dikhususkan untuk mobil mulai pukul 12 siang hingga pukul 6 sore.
“Saat ini jalan yang ada dengan jumlah kapasitas jalan sudah melewati batas. Pada hari Sabtu dan Minggu itu sering terjadi kemacetan maka langkah yang kami ambil, melakukan uji coba pelaksanaan ganjl genap,” kata Jhoni pada wartawan.
Meski diberlakukan untuk mobil, Jhoni menjelaskan, pihaknya membebaskan aturan ganjil genap terhadap mobil kendaraan darurat seperti ambulans dan kendaraan umum.
“(Ganjil genap) untuk roda empat. Roda dua masih bisa melintasi. Kita imbau kepada pengendara roda empat, ketika tanggalnya genap itu genap, untuk ganjil itu ganjil,” papar Jhoni.
Selama masa uji coba, Satlantas Polrestro Depok akan menganalisis dan mengevaluasi efektivitas ganjil genap dalam mengurai kemacetan di Jalan Margonda Raya.
“Percobaan sampai 2 minggu. Ketika lancar, baru kita laksanakan,” imbuh Jhoni.
Satlantas Polrestro Depok telah memulai sosialisasi terkait kebijakan ganjil genap sejak beberapa hari terakhir.
Baca Juga: Belum Tambah Ruas Ganjil Genap Jelang PPKM Level 3, Kadishub DKI: Koordinasi Dulu
Sosialisasi dilakukan dengan menerjunkan personel kepolisian ke jalan dan memanfaatkan media sosial. Selain kepolisian, sambung Jhoni, sosialisasi ganjil genap juga didukung oleh Dinas Perhubungan dan TNI.
“Kita mengacu kepada Inmendagri Nomor 47 tahun 2021 terkait dengan pemberlakuan PPKM level 1, 2, 3 dan 4,” pungkasnya.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Tag
Berita Terkait
-
Insentif Bebas Ganjil Genap untuk Mobil Listrik Mau Dicabut? Ini Kata Menperin
-
Pemerintah Dorong Usulan Kendaraan Hybrid dan PHEV Bebas Ganjil Genap
-
Leapmotor Sebut Penghapusan Ganjil Genap Bisa Pengaruhi Minat Beli Mobil Listrik
-
Pemprov Bali Perpanjang Skema Ganjil-Genap BBM Subsidi Hingga 23 Oktober
-
Pertamina Patra Niaga Pastikan Penyaluran Kondusif Saat Penerapan Ganjil Genap Pengisian BBM di Bali
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari