SuaraBogor.id - Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah mendorong jajanan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Kota Bogor, untuk bisa bekerjasama dengan sejumlah hotel.
Terobosan itu diambil Pemkot Bogor untuk meningkatkan pasar daya jual para pelaku UMKM di Kota Hujan tersebut.
Salah satunya ialah mendorong kerja sama antara pelaku UMKM jajanan pasar di Kampung Pulo Geulis, Babakan Pasar, Bogor Tengah dengan hotel mewah yakni The 101 Hotel Suryakencana dan Panorama Group.
Penandatanganan kerja sama tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim yang berlokasi di Vihara Phan Kho Bio, Pulo Geulis.
“MoU ini adalah kesepakatan pihak 1O1 untuk membeli jajanan pasar. Dimana jajanan ini nantinya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan rapat – rapat atau bimtek yang diselenggarakan di hotel,” kata Dedie.
Menyusul kerja sama itu, Dedie berharap produsen jajanan pasar memperhatikan kebersihan produknya, misalnya dengan tidak memakai bahan pengawet, tidak menggunakan zat pewarna yang membahayakan tubuh. Selain itu juga memperhatikan kriteria-kriteria bahan makanan yang food grade.
Menurutnya, jika itu bisa dipenuhi maka kerja sama bisa dilakukan juga dengan hotel-hotel lain di Kota Bogor.
“Kalau memang itu bisa, tentu tidak hanya 1O1 yang mengkonsumsi atau membeli, tapi juga hotel lain di Kota Bogor juga gak usah mencari lagi ke Pasar Senen di Jakarta, tapi di Pulo Geulis ini juga ada produsen jajanan pasar,” ungkap Dedie.
Selain kerja sama, dalam kesempatan itu YBM PLN juga memberikan bantuan kepada pelaku UMKM Kampung Pulo Geulis berupa alat-alat masak untuk memproduksi jajanan pasar dari usaha warga.
Baca Juga: OPD yang Membidangi UMKM di Samarinda Diminta Lebih Kreatif dan Inovatif
Untuk itu ke depan, harus ada peningkatan lagi di tingkat kerjasama agar produksi bisa lebih terkontrol. Sesuai dengan syarat dan kondisinya. Sehingga jika memang permintaan cukup tinggi, maka bisa dibentuk secara kolektif produksinya. Pun peralatan yang ada bisa dikelola secara besar.
Terpisah, Ketua UMKM Pulo Geulis, Elly memaparkan ada kurang lebih 27 jenis produk UMKM yang menjadi khas di wilayah itu. Dari sekian produk tersebut, pun memiliki harga yang bervariatif. Dari Rp 2 ribu hingga Rp 35 ribu.
Tak hanya dipasarkan di hotel, Pemkot Bogor juga mendorong agar produk jajanan di Pulo Geulis juga bisa menjadi buah tangan atau oleh – oleh bagi para wisatawan yang berkunjung di Kota Bogor.
“Sebelum dibawa ke hotel, kami juga mendapatkan pelatihan dari Hotel 1O1 terkait higienis produk dan standarisasi rasa. Saya ingin warga saya tambah maju, produknya lebih dikenal dan pendapatan juga tentunya meningkat,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses UMKM dari Sumenep, Perjuangan Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah Berkat KUR BRI
-
Sebelum Membatalkan Transaksi Hotel di Kredivo, Pahami Dulu Alur Prosesnya
-
Dulu Lokal, Sekarang UMKM Tenun Ini Sukses Tembus Pasar Ekspor via Program BRI
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Strategi Jitu KAINRATU, Bawa Kain Tenun Nusantara ke Ajang BRI UMKM EXPO(RT)
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Lewat BRIvolution Reignite, BRI Perkuat Kinerja dan Dukung Perekonomian Nasional Bersama Danantara
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Bukan Karena Kedekatan, DPRD Bogor Puji Keberanian Bupati Gelar Seleksi Terbuka Jabatan ASN
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup