SuaraBogor.id - Komisi III DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga lokasi pembangunan di Kota Bogor pada Kamis, (18/11/2021). Sebagai bentuk pengawasan, DPRD ingin memastikan bahwa proyek pembangunan alun-alun Kota Bogor, Masjid Agung dan Pasar Tanah Baru dapat selesai sesuai batas waktu dan kualitas yang telah ditentukan.
Sidak dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Zaenul Mutaqin dan diikuti oleh Wakil Ketua Komisi III Edi Darmawansyah, serta Anggota Komisi III Dodi setiawan, R. Laniasari, Iwan Iswanto, Sopian, Karnain Asyhar, Oyok Sukardi dan Sendhy Pratama.
Rombongan Komisi III pertama menyambangi proyek Masjid Agung dan memantau langsung proses pengerjaan tiang penyangga untuk bagian atap.
Hasil pantauan Komisi III DPRD Kota Bogor, progres pengerjaan rumah tuhan ini baru mencapai 65 persen. Sehingga jajaran legislatif pesimis proyek yang sudah dijalankan selama bertahun-tahun ini bisa selesai tepat waktu pada akhir tahun nanti.
"Opsi memperpanjang waktu pengerjaan bisa saja dilakukan, namun ada konsekuensi berupa denda yang harus dibayar oleh kontraktor. Kami menekankan agar jumlah pekerja dan proses pengerjaan dipercepat," kata Zaenul.
Untuk pembangunan Alun-alun Kota Bogor, jika melihat kontrak pengerjaan, maka ditargetkan harus rampung pada 8 Desember 2021.
Dari informasi yang disampaikan pihak kontraktor, Zaenul mengungkapkan proyek pengerjaan sudah mencapai 74 persen.
Ia pun meminta agar pihak kontraktor bekerja sesuai time schedule agar bisa selesai sesuai target yang ditentukan.
"Walaupun bekerja, kejar-kejaran dengan waktu pengerjaan harus sesuai dengan kontrak, dengan perencanaan dengan gambar yang ada, tidak bisa karena waktu mepet kerja asal asalan, itu nanti berurusan dengan hukum, jadi walaupun waktu mepet, kerja harus sesuai dengan gambar yang ada," jelas Zaenul.
Baca Juga: Susuri Perkampungan, Atang Trisnanto Ajak Warga Jaga Kebersihan dan Lingkungan
Sedangkan untuk proyek Pasar Tanah Baru, Zaenul meminta agar pihak kontraktor menambah jumlah pegawai. Mengingat curah hujan semakin meningkat di akhir tahun.
”Saya lihat pengerjaan ini tidak terlalu rumit, tinggal mekanikal dan elektrikal. Selain itu, tinggal penyelesaian lantai dan dinding, saya rasa terkejar," katanya.
Masjid Agung Mendesak Diselesaikan
Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto bersama seluruh Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Bogor turut menyambangi proyek Masjid Agung. Saat inspeksi di akhir Oktober, progress pembangunan masih mencapai 40 persen. Atang meminta agar Masjid Agung ini menjadi prioritas pertama Pemkot Bogor.
“Masjid Agung ini sudah mangkrak hampir 6 tahun. Maka, penyelesaiannya harus menjadi prioritas pertama dan uatama Pemkot. Insya Allah DPRD Kota Bogor akan kawal serius penyelesaiannya melalui penganggaran dan pengawasan. Bahwa ada indikasi masalah pada proses sebelumnya, saya kira aparat hukum bisa menindaklanjutinya. Kami akan kawal terus agar Masjid ini kembali berdiri dan dapat digunakan segera untuk beribadah,” tutup Atang.
Berita Terkait
-
DPRD Kota Bogor Minta Pemerintah Fokus Selesaikan Proyek Masjid Agung
-
Profil Sunan Ampel, Cara Berdakwah Hingga Mendirikan Masjid Agung Demak
-
Wali Kota Bogor Bima Arya Unggah Foto Tinjau Proyek Masjid Agung, Warganet: 64 Milyar?
-
Maksura, Ruang Khusus Tempat Shalat Raja Keraton Kasunanan di Masjid Agung Solo
-
Waduh! Soko Guru Masjid Agung Solo Dimakan Rayap, Begini Kondisinya
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Buntut Temuan Sel Mewah, Kalapas Cibinong dan 4 Pejabat Resmi Dicopot
-
Setelah Belasan Tahun Berjuang, Kampung Adat Urug Bogor Akhirnya Mengantongi Sertifikat Komunal
-
Lapas Rasa Apartemen di Cibinong, Ahmad Sahroni: Jangan Hukum Keras di Depan, Lemah di Belakang
-
Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara
-
Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong