SuaraBogor.id - Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto seharian blusukan ke kampung-kampung di enam kelurahan di Kota Bogor. Kedatangan Atang tersebut untuk melakukan penilaian terhadap lingkungan dalam perlombaan Bogorku Bersih 2021.
Dari enam wilayah yang disambangi oleh Atang dan tim juri, Atang menilai kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sudah cukup baik.
Hal itu terlihat dari sudah berjalannya sistem pengelolaan sampah, penggunaan pekarangan rumah untuk pertanian, dan pemanfaatan air bagi lingkungan.
"Kesadaran masyarakat sudah baik dalam menjaga lingkungan. Lingkungan cukup bersih dan nyaman. Lahan yang terbatas pun dimanfaatkan untuk tanaman. Termasuk pemanfaatan air untuk budidaya ikan ataupun keperluan lain ," kata Atang.
Menurut mahasiswa S3 lingkungan IPB ini, perlombaan Bogorku Bersih yang sudah memasuki tahun ke enam ini merupakan sebuah afirmasi positif untuk menghadirkan Bogor, kota yang bersih, sehat dan nyaman.
"Bogorku Bersih menjadi salah satu pendorong untuk mengajak warga terbiasa hidup bersih menjaga lingkungan. Semoga budaya ini terus terpelihara dan dapat ditingkatkan", harap Atang.
Budaya hidup bersih, sehat, dan lingkungan lestari ini perlu terus digalakkan. Untuk itu, politisi PKS ini berharap kontinuitas program warga yang telah berhasil dapat dipertahankan.
"PR berikutnya adalah terus mempertahankan budaya yang sudah berjalan baik ini. Serta, menduplikasi dan mereplikasi di berbagai wilayah di Kota Bogor. Insya Allah DPRD akan terus support program pelestarian lingkungan di sekitar kita", imbuhnya.
Selain melakukan penilaian di enam lokasi, Atang juga memberikan penghargaan kepada para pemenang Bogorku Bersih 2021 di Graha Pakuan Siliwangi bersama Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata.
Baca Juga: Pimpinan DPRD Panen Raya Bersama Warga
Berita Terkait
-
DPRD Kota Bogor Minta Pemerintah Fokus Selesaikan Proyek Masjid Agung
-
Komisi III DPRD Kota Bogor Soroti Pembangunan Infrastruktur Strategis
-
Ambruk Jelang PTM Komisi IV DPRD Kota Bogor Langsung Sidak SDN Otista
-
DPRD Kota Bogor Dengar Curhat Warga Selama Reses
-
Kinerja Masa Sidang Ketiga 2021, DPRD Kota Bogor Tetapkan 3 Raperda Menjadi Perda
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Drama Penangkapan Pengedar Obat di Cariu: Kabur ke Sawah, Berakhir di Tangan Polisi
-
Siap Gowes Pagi! 5 Rekomendasi Sepeda Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Gudang Oli di Karanggan Terbakar Hebat, Asap Hitam Selimuti Langit Gunung Putri
-
Viral! Aksi Kejar-kejaran Debt Collector di Puncak Pass Bogor, Sopir Teriak 'Begal'
-
Mangkir di PTUN? Pemkab Bogor Bongkar Alasan Administratif dan Komitmen Eksekusi Lahan