SuaraBogor.id - Hujan deras membuat aliran Sungai Cibuni di Kecamatan Cijati, Kabupaten Cianjur meluap dan mengakibatkan Jembatan penghubung antar kecamatan terputus.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, namun akses jalan penghubung antar Neglasari, Kecamatan Kadupandak dan Desa Sukamahi Kecamatan Cijati tidak dapat dilalui.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Rudi Wibowo mengatakan, jembatan yang dibangun pada 2007 itu putus karena pondasi yang sudah lapuk.
“Kondisi pondasinya sudah terkikis air. Terlebih saat ini curah hujan di wilayah tersebut sedang tinggi sehingga debit air meningkat,” kata dia melalui sambungan telepon, Minggu (28/11/2021).
Baca Juga: Tanggapi Soal Kasus Penyiraman Air Keras di Cianjur, Atalia Beri Nomor Telepon Pengaduan
Jembatan yang melintang di atas sungai Cibuni itu, kata dia, ambruk Sabtu (27/11/2021) tengah malam. Meski demikian, tidak ada korban luka dan jiwa dalam kejadian itu.
"Saat kejadian tidak ada warga yang melintas jembatan, sehingga korban gak, tetapi warga tdak bisa menggunakan jembatan tersebut," katanya.
Ia mengatakan, sementara warga yang biasa menggunakan jembatan tersebut, terpaksa harus memakai akses jalan alternatif lain.
“Petugas kita sudah berada di lokasi untuk asesmen, termasuk berkoordinasi dengan pihak desa dan kecamatan setempat agar warga dapat beraktivitas kembali menggunakan akses jembatan itu,” kata dia
Kontributor : Fauzi Noviandi
Baca Juga: Pemkab Cianjur Usulkan Kenaikan UMK 2022, Segini Nominalnya
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hujan Deras Masih Guyur Jakarta, Modifikasi Cuaca Masih Berlanjut
-
Detik-detik KMP Portlink III Tabrak Jembatan Bergerak di Dermaga Eksekutif Merak
-
BMKG Sebut Jakarta dan Kota-kota Ini Bakal Diguyur Hujan, Waspada Petir!
-
Penampakan Jembatan di Rumah Desta, Jadi Saksi Perpisahannya dengan Natasha Rizky
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB