SuaraBogor.id - Satgas Covid-19 Kota Bogor kembali melakukan pengetatan di sejumlah tempat wisata jelang libur Natal dan Tahun Baru 2022.
Seperti pengetatan kawasan wisata wajib vaksin di Jalan Suryakencan tepatnya di depan Pintu 1 Kebun Raya Bogor.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo mengatakan, kegiatan ini akan terus dilaksanakan untuk mengantisipasi melonjaknya penyebaran Covid-19.
"Baik jadi, menghadapi natal dan tahun baru maka Satgas COVID-19 Kota Bogor melaksanakan upaya menciptakan kondisi masyarakat yang siap menghadapi Natal dan Tahun Baru dengan melaksanakan dua kegiatan," kata Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kota Bogor.
Dijelaskannya, kegiatan yang pertama adalah menerapkan kawasan wisata wajib vaksin bagi semua pendatang yang menuju ke arah Kebun Raya Bogor dan sekitarnya setiap akhir pekan.
Pada akhir pekan ini, Polresta Bogor Kota bersama anggota TNI mengadakan pemeriksaan bukti vaksin bagi warga di beberapa titik sekitar tempat wisata Kebun Raya Bogor, antara lain, Sekitar Tugu Kujang dan Jalan Suryakencana.
Kemudian, kata Susatyo, yang kedua melaksanakan gerebek vaksin di sentra-sentra perdagangan, khususnya pasar-pasar yang memang semua masyarakat juga akan berkumpul setiap hari.
"Dua kegiatan ini kami tujukan agar pada saat Natal dan Tahun Baru semua maayarakat memiliki herd immunity," katanya.
Sejauh ini, sambungnya, dibandingkan dengan pelaksanaan minggu lalu, ketika menerapkan kawasan wisata wajib vaksin, saat ini sudah tidak terlalu banyak warga yang terjaring belum tervaksin.
Capaian vaksinasi Kota Bogor pun telah hampir mencapai 90 persen, sehingga masyarakat yang ingin mengunjungi tempat wisata dan pasar atau tempat yang bisa menimbulkan kerumunan lain bisa menunjukkan buktinya.
Bukti yang dimaksud bisa menggunakan QR Barcode Aplikasi Pedulilindungi maupun bukti cetak sertifikat vaksin agar petugas bisa yakin warga tersebut sehat dan siap memasuki kawasan wisata.
"Artinya, bahwa masyarakat sudah mulai sadar untuk masuk ke wilayah Kota Bogor ini mereka sudah harus tervaksin dan bisa membuktikan kepada petugas," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Mimpi Besar 'Sang Penghibur' Terkubur Geliat Malam Gang Boker Ciracas
-
Tambang Emas Ilegal di Cigudeg Sulit Diberantas? Diduga Ada Cepu Bocorkan Razia Polisi
-
Singgung Pihak yang Nyinyir, Prabowo: Kita Akan Bekerja dengan Bukti
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Anti Encok! Ini 5 Rekomendasi Sepeda Nyaman untuk Bapak-Bapak Harga di Bawah Rp3 Juta
-
6 Fakta Mencekam Demo Tambang Cigudeg: Dari Blunder Ucapan Camat hingga Janji Manis Bupati Rudy
-
Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
-
Buntut Demo Besar Cigudeg, Rudy Susmanto Bawa Kabar Pasti: 15 Ribu Penerima Bansos Segera Dibayar
-
Hujan Batu di Cigudeg: Protes Penutupan Tambang Oleh Dedi Mulyadi Berujung Kericuhan