SuaraBogor.id - Pohon setinggi belasan meter di Jalan Raya Puncak Desa Cijedil Kecamatan Cugenang Kabupaten Cianjur tumbang setah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Senin (06/12/2021) malam.
Pohon tumbang tersebut juga menutup badan Jalan Raya Cipanas-Puncak, akibatnya sejumlah kendaraan dari arah Bandung-Cianjur menuju Cipanas-Puncak-Bogor maupun sebaliknya sempat tidak dapat melintasi.
"Kejadian pohon tumbang sekitar pukul 20.00 WIB. Begitu dapat laporan, petugas BPBD langsung berangkat ke lokasi," ujar Kepala Seksi Rehabilitasi BPBD Cianjur, Mumuh Parhamubin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Selasa (07/12/2021)
Ia mengatakan, sebanyak 8 unit gergaji mesin digunakan untuk memotong pohon yang tumbang dan menutupi akses jalan. Belasan petugas dari BPBD, polisi, dan relawan pun diterjunkan.
"Kita memerlukan waktu 30 menit dalam evaksusi. Kayu yang sudah dipotong kita langsung bawa menggunakan mobil," kata dia.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kemacetan parah dari terjadi.
Namun berdasarkan, pantauan dilapangan, hingga pukul 21.30 Wib, arus lalulintas dari Cianjur menuju Puncak ataupun sebaliknya masih macet.
"Iya terjadi macet, karena pohon menutup seluruh badan jalan. Tapi sekitar pukul 21.00 Wib, kendaraan sudah bisa melintas," kata dia.
Dia menambahkan, pengendara diimbau untuk berhati-hati saat ini melintasi Jalur Puncak, terutama di tengah cuaca ekstrem ini.
"Kita imbau supaya lebih berhati-hati. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui mana aja titik-titik rawan pohon tumbang dan longsor di sepanjang jalur Puncak," ucap dia.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Kejagung Didesak Segera Periksa Skandal Duo Jusuf Terkait Kredit Macet Kalla Group
-
Siap-Siap! Pajak Kendaraan Berbasis Emisi Berlaku, Mobil Polutif Bakal Kena Tarif Mahal
-
Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Proyek Pedestrian Rasuna Said Mulai Bikin Macet, Pramono: Nggak Mungkin Bangun Tidak Ada Efek
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Bongkar Tambang Emas Liar di Bukit Pongkor, Polda Jabar Tetapkan 4 Tersangka Warga Bogor
-
Ngeri! 17 Santriwati Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual di Ponpes Ciawi, Orang Tua Minta Keadilan
-
Pakansari Jadi Pusat Kemeriahan HJB ke-544: Ada Bogor Run, Festival Budaya, hingga Pesta UMKM
-
BRI Bukukan Laba Rp15,5 Triliun, Tumbuh 13,7% di Tengah Tantangan Ekonomi Global