- Satreskrim Polresta Bogor Kota menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap pemuda bernama Muhammad Hakim Fasya di Tanah Sareal, Minggu (14/6/2026).
- Korban tewas akibat luka bacok senjata tajam setelah para pelaku mengejar dan menyerang korban saat berkumpul di depan gang.
- Polisi menyita barang bukti berupa dua golok dan sepeda motor, lalu menahan ketiga tersangka untuk menjalani proses hukum selanjutnya.
SuaraBogor.id - Jajaran Satreskrim Polresta Bogor Kota berhasil membekuk tiga orang terduga pelaku pembacokan sadis yang menewaskan seorang pemuda di wilayah Kecamatan Tanah Sareal.
Penangkapan kilat ini dilakukan hanya berselang beberapa jam setelah insiden berdarah tersebut pecah pada Minggu (14/6/2026) dini hari.
Peristiwa memilukan ini terjadi di kawasan Gang Mushola I, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, yang sempat memicu kepanikan warga sekitar.
Kasi Humas Polresta Bogor Kota, Ipda Imam Dwi Saputro, mengonfirmasi bahwa tim gabungan kepolisian langsung bergerak melakukan perburuan sesaat setelah menerima laporan mengenai adanya korban meninggal dunia akibat senjata tajam.
"Ketiga pelaku berhasil diamankan setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan intensif oleh petugas di lapangan. Penangkapan dilakukan beberapa jam pascakejadian pada Minggu dini hari," ujar Ipda Imam, dilansir dari Antara.
Korban pembacokan diketahui bernama Muhammad Hakim Fasya (19), warga Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Korban meninggal dunia akibat luka bacok di bagian bahu kanan, punggung, dan pinggul.
Imam menjelaskan peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 WIB saat korban sedang berkumpul bersama rekannya di depan gang. Tiba-tiba korban dipanggil oleh para pelaku yang datang sambil membawa senjata tajam.
Korban kemudian dibacok hingga terjatuh. Saat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari ke dalam gang, korban terus dikejar dan kembali diserang menggunakan golok hingga mengalami luka parah.
"Korban sempat berusaha melarikan diri, namun pelaku terus mengejar dan melakukan pembacokan hingga korban meninggal dunia," ujarnya.
Baca Juga: Anniversary ke-5, ibis Styles Bogor Pajajaran Kolaborasi dengan KADITA: Souvenir Ramah Lingkungan
Setelah melakukan aksinya, para pelaku melarikan diri dan membawa telepon seluler milik korban.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap MBP (16), seorang pelajar SMK, di rumahnya di wilayah Curug Mekar, Bogor Barat, pada Minggu sekitar pukul 14.20 WIB.
Dari hasil pemeriksaan terhadap MBP, polisi kemudian menangkap dua orang pelaku lainnya, yakni KAA (19) dan EPP (23). EPP diketahui merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan atau begal pada 2024.
Berdasarkan hasil penyelidikan, KAA dan EPP berperan melakukan pembacokan menggunakan golok jenis gobang, sedangkan MBP berperan sebagai pengendara sepeda motor yang digunakan saat beraksi.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, dua bilah golok jenis gobang, pakaian korban, serta dua unit telepon seluler milik pelaku.
Saat ini ketiga pelaku telah diamankan di Polresta Bogor Kota untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Anniversary ke-5, ibis Styles Bogor Pajajaran Kolaborasi dengan KADITA: Souvenir Ramah Lingkungan
-
5 Rekomendasi Tempat Nongkrong Alam di Dramaga Bogor yang Lagi Hits 2026
-
Kiosnya Diratakan Alat Berat, Pedagang Puncak Pass Bingung Cari Tempat Jualan Baru
-
Beras 5 Kg Cuma Rp54 Ribu, Warga Bogor Rela Antre Sejak Pagi di Stadion Pakansari
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
McDonalds Indonesia-YAPI Beri Beasiswa untuk 35 Mahasiswa Baru IPB
-
KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT
-
KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir
-
Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat