SuaraBogor.id - Polres Cianjur tangkap sebanyak 9 orang pelaku pembacokan terhadap seorang pelajar di Kampung Bojongkoneng, Desa Cikaroya, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur.
Kapolres Cianjur AKBP Doni Hermawan, mengatakan, sembilan orang pelaku yang diamankan tersebut masih berstatus pelajar asal PGR 3 Cianjur lima masih dibawah umur, empat lainya sudah dewasa dan satu pelaku putus sekolah.
"Selain para pelaku, beberapa barang bukti, seperti satu bilah golok, tiga buah cerulis, dan dua senjata tajam yang sudah dimodifikasi, serta tiga unit sepedah motor juga kita amankan," katanya pada wartawan, Jumat (10/12/2021).
Sedangkan kronologis kejadian, kata dia, pembacokan tersebut berawal ketika korban yang berasal dari SMK Ar-Rahmah tengah berada dipinggir jalan bersama temanya untuk menunggu jemputan.
"Saat korban tengah menunggu jemputan, secara bersama ada tiga unit motor yang digunakan pelaku tengah melintas. Setelah itu ada ajakan untuk berkelahi. Ketika itu juga bersama-sama pelaku langsung mengecar korban, dua orang melarikan diri, namun korban terjatuh lalu terjadi penganiayaan," katanya.
Ia mengatakan, akibat penganiayaan tersebut korban mengalami luka bacokan, pada bagian punggung, dan kaki. Korban pun langsung dibawa ke RSDU Cianjur untuk mendapatkan perawatan akibat luka bacok.
"Atas perbutaanya, keempat pelaku dijerat pasal pasal 170 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. dikenakan pasal 80 ayat (2) Uu No 17 tahun 2016 tentang tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," jelasnya.
Doni menambahkan, dalam upaya mencegah terjadinya pertikaian antara pelajar, pihaknya telah berkoordinasi dan komunikasi dengan sejumlah sekolah.
"Kami juga akan melakukan patroli rutinan, kebeberapa titik rawan terjadinya tawuran antar pelajar diwilayah hukum Polres Cianjur," kata dia.
Baca Juga: Kronologi Santri Tenggelam di Pantai Apra Ditemukan Meninggal Dunia
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Jogja yang Romantis bagi Pelajar, tapi Terasa Pedih bagi Pekerja
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Rudy Susmanto Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden ke Masjid Raya Nurul Wathon
-
Rudy Susmanto Serahkan Ratusan Hewan Kurban dan Soroti Integrasi Masjid Baitul Faizin
-
Luar Biasa! 109 Hewan Kurban dari Presiden Prabowo Sasar 34 Ribu Warga Bogor
-
Kematian Kucing Kesayangan Jadi Pertanda, Kisah Pilu di Balik Pembunuhan Gadis Bogor
-
Menelusuri Kaki Halimun, 4 Rekomendasi Penginapan Terbaik di Nanggung Bogor untuk Healing