SuaraBogor.id - Mawar bukan nama sebenarnya, perempuan berusia 16 tahun asal Kabupaten Cianjur mengaku menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh kakak kelasnya.
Dugaan kasus pelecehan seksual tersebut, diceritakan dan disebarluas oleh seorang temannya melalui thread di Twitter pada Selasa (07/12/2021) dan kemudian viral.
Thread yang ditulis akun bernama @eefemmy itu, per Minggu (11/12/2021) diretweet sebanyak 3,398 orang, disukai lebih dari 19 ribu pengguna twitter.
Dalam akun @eefemmy itu menceritakan kronologis kejadian pelecehan yang menimpa temannya Mawar, terjadi sekitar tiga tahun lalu ketika mereka duduk di kelas 8 SMP.
Akun @eefemmy menyebutkan terduga pelaku berinisial GW mengajak Mawar bermain sekitar pukul 7-8 malam di wilayah Sirnalaya, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat.
Ajakan pelaku itupun diamini Mawar, yang langsung menunggu terduga pelaku GW untuk menjemputnya di gapura perumahan dengan mengenakan dress dan berpikir akan nongkrong di kafe.
Namun, sampai waktu menunjukan pukul 21.00 WIB, GW belum juga datang dan mengabarkan sedang dalam perjalanan. Akan tetapi, GW datang dengan memboncengi teman laki-lakinya yang lain.
Alhasil, mereka berkendara dengan berbonceng tiga orang. Sesampainya di lokasi, GW membawa Mawar ke kontrakan milik temannya bernama Ben tepat pukul 22.00 WIB. Waktu itu, Mawar tidak khawatir karena ada warung yang ramai di depan kontrakan itu.
Mawar langsung memberitahu posisinya kepada dua sahabatnya melalui WhatsApp. Setelah itu, ia masuk ke kontrakan dan mengobrol di ruang tamu.
Baca Juga: Hancur! Pengantin Wanita Ini Kuburkan Ayahnya di Pagi Hari, Siangnya Menikah
Keasikan ngobrol, waktu menunjukan pukul 23.00 WIB, Mawar pun meminta GW mengantarkannya pulang ke rumah. Namun, GW belum bisa melaksanakan keinginan Mawar karena motornya sedang dipinjam teman. Warung yang ada di seberang kontrakan pun berangsur sepi.
Tidak lama setelah itu, seorang teman GW yang meminjam motor kembali ke kontrakan dengan membawa kantong plastik dan membawa gelas plastik.
Saat itu, Mawar menyadari bahwa minuman yang dibawa itu adalah minuman keras.
Mawar pun sempat ditawari untuk meminumnya. Namun, dengan tegas Mawar menolaknya dan tidak meneguknya setetes pun.
Ia terus meminta pulang karena waktu sudah hampir tengah malam. Ia tidak berani pulang sendiri karena sudah larut.
Kemudian, GW masuk ke kamar. Mawar tidak tahu apa yang dilakukannya meskipun pintunya terbuka, ia hanya berpikir cara untuk bisa pulang.
Lima menit kemudian, GW memanggil korban untuk meminta bantuan di dalam kamar, dengan terpaksa Mawar pun masuk ke kamar, dan segera berusaha keluar kamar setelah membantunya. Namun, pintu tiba-tiba tertutup dari luar.
Tag
Berita Terkait
-
10 Nakes Kena Sanksi Usai Bully Pasien BPJS di Threads, Karier Hancur Seketika
-
Ngaku Mau ke Toilet, Perempuan Ini Malah Gasak Motor Siswa SMK yang Dikenal Lewat MiChat
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Sebelum Ikut Tren, Ketahui 5 Cara Mengolah Kimpul agar Aman Dikonsumsi
-
Pariwisata Maju, Lalu Lintas Mundur: Sisi Gelap di Balik Viralnya Situ Kamojing Cikampek
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
BRI Peduli Perkuat Posyandu, Dorong Pencegahan Stunting dan Kesehatan Anak
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas
-
Jaga Warisan Perjuangan, Bupati Bogor Lakukan Revitalisasi Total Cagar Budaya SDN Cileungsi 02