Didalam kamar, GW langsung menarik Mawar untuk duduk. Korban sempat menghindar dan mencoba menolak ajakan GW, namun gagal karena tenaganya tak sepadan.
Saat didalam kamar itu, diduga GW melakukan pelecehan seksual terhadap Mawar. Mengalami perlakuan tak senonoh, Mawar terkejut dan menangis, badannya lunglai lemas.
Setelah kejadian itu, Mawar diantarkan pulang oleh seorang teman GW. Sampai akhirnya, Mawar dan GW kehilangan kontak selama tiga tahun.
Selama tiga tahun, Mawar mengaku stres dan depresi. Prestasi di sekolah menurun, keaktifan di organisasi pun terpaksa ia tinggalkan.
Sementara itu, Mawar yang berhasil dihubungi wartawan mengatakan saat ini dirinya masih bersekolah di salah satu SMA di Cianjur.
Ia mengungkapkan, pernah mendatangi rumah GW pada 5 Desember 2021. Ia bertemu dengan orang tua GW dan menjelaskan semua kejadian itu .
Namun setelah mendapatkan penjelasannya, lanjut Mawar, kedua orang tua GW malah menyudutkannya dan dituduh bahwa kejadian itu atas dasar suka sama suka.
"Saya tidak mau mendengar kembali kalimat yang menyakitkan pada tanggal 5 Desember 2021 lalu saat bertemu dengan keluarganya," jelas dia.
Disebutkan Mawar, kedua orang tuanya tidak tahu akan kejadian ini. Ia mengaku merahasiakan hal yang menimpanya dan belum mendapatkan waktu yang tepat untuk menyampaikan apa yang ia alami.
Baca Juga: Hancur! Pengantin Wanita Ini Kuburkan Ayahnya di Pagi Hari, Siangnya Menikah
"Orang tua saya baru saja tertimpa musibah atas penipuan sejumlah uang yang memang nominalnya cukup besar oleh rekannya. Maka, saya cukup segan untuk berbicara dengan mereka karena memang kondisinya belum memungkinkan," ujarnya.
Namun, Mawar mengaku sudah melapor ke KemenPPPA dan sudah dilanjutkan oleh UPTD Cianjur. Bahkan, Mawar sudah melapor ke Polres Cianjur melalui aplikasi Polisiku.
Dirinya menambahkan, saat ini GW bersekolah di salah satu SMK di Cianjur, dan tinggal di sekitar Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Tag
Berita Terkait
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral! Pria Dilecehkan di Angkot Cipayung, Pelaku Dikepung Warga, Polisi Buru CCTV
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir