SuaraBogor.id - Sungguh malang nasib pelaku pencuri motor yang ditangkap Polres Metro Depok, DAP alias J (18).
Dia berusaha maling motor milik seorang warga Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan berpura-pura melakukan test drive.
Namun, setelah berhasil kabur dengan motor curiannya, dia justru berhasil ditangkap polisi karena lupa mematikan fitur live location di aplikasi WhatsApp.
Seperti diketahui, live location merupakan fitur yang memungkinkan pengguna melacak keberadaan seseorang melalui GPS.
"Jadi abis dia bawa (motor korban), keberadaannya terdeteksi live location WhatsApp," ungkap Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, Kamis (16/12/2021).
Selain lupa mematikan fitur live location, tempat pelaku melakukan pencurian pun janggal.
Yogen menjelaskan, dalam melancarkan aksinya, pelaku berpura-pura ingin membeli motor sport Yamaha BK6-R secara Cash on Delivery (COD).
Ternyata, pelaku memilih lokasi COD di rumahnya sendiri, Desa Kalisuren, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor.
Lalu Dia kabur membawa motor hingga tertangkap polisi di Famawati, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Sukajaya Bogor, Airnya Masuk ke Rumah Warga
"Menurut pengakuan tersangka, ini pertama kali. Namun akan kita dalami lagi kemungkinan apakah ada korban korban yang sama dengan modus seperti ini," beber Yogen.
Yogen mengatakan bahwa pencurian dilakukan karena motif ekonomi. Pelaku juga diketahui berstatus sebagai pengangguran.
"Motifnya ekonomi. Jadi memang sudah ingin menguasai motor tersebut," ucapnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 378 KUHP tentang penipuan.
Kontributor : Immawan Zulkarnain
Berita Terkait
-
Puluhan Rumah di Bogor Terdampak Kebocoran Bahan Baku Semen seperti 'Hujan Abu'
-
Bogor-Depok Darurat Tramadol, KPAI: Masa Depan Anak-anak Terancam
-
Emak-Emak Bermukena Diduga Maling Motor Saat Magrib, Video Penangkapan Viral
-
Renovasi Stadion Pakansari Dikebut Jelang Piala AFF 2026
-
WhatsApp Uji Fitur Pesan Hilang Setelah Dibaca di iPhone, Privasi Chat Makin Aman
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Lautan Manusia di Tugu Kujang, Dua Ambulans Terjebak Konvoi Kemenangan Persib di Bogor
-
Misteri Tragis Flyover Sholis Bogor, Alasan Korban Pamit Ngopi hingga Pelaku Diringkus
-
7 Fakta Pengejaran Pelaku Pembunuhan Wanita di Yasmin Bogor: Mobil Terguling hingga Sosok Korban
-
Pelaku Sudah Ditangkap, Kapolresta Bogor Kota Janji Bongkar Motif Pembunuhan
-
Mata Ditutup Kain dan Leher Disayat, Pelarian Pembunuh AAA Berakhir Tragis di Jalanan Bogor