SuaraBogor.id - Netizen menilai ada ketidakadilan Satgas Covid-19 kepada masyarakat yang membuat munculnya tagar #ProsesHukumMulanJameela menggema.
Hal tersebut disebabkan, bahwa istri Ahmad Dhani itu diketahui baru saja pulang dari Turki, namun tidak melaksanakan karantina di Wisma Atlet, melainkan hanya dirumah.
Tagar #ProsesHukumMulanJameela menggema di Twitter pada Jumat (17/12/21) siang. Warganet meminta aparat menindak tegas Mulan Jameela layaknya Rachel Vennya.
Melalui tagar #ProsesHukumMulanJameela, warganet memberikan contoh kasus pelanggaran karantina yang dilakukan Rachel Vennya. Mereka minta pelantun Makhluk Tuhan Paling Seksi itu untuk ditindak
“Harusnya semua karantina tanpa kecuali. Rachel Vennya aja ditindak. Ya beruntung dia sopan jadi lolos #ProsesHukumMulanJameela,” tulis warganet, mengutip dari Solopos -jaringan Suara.com, Sabtu (18/12/2021).
“Aturan hukumnya jelas. Dan hukum karantina di masa pandemi untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan terkait kopid. #ProsesHukumMulanJameela,” sahut lainnya.
“Udah artis, anggota DPR pula tapi ngasih contoh nggak pantes buat masyarakat. Itu kenapa wakil rakyat harus dipilih yang bener-bener sekolah dan punya attitude,” sentil netizen.
Sederet pegiat media sosial seperti dokter Tirta dan Adam Deni meminta aparat mengusut dugaan tersebut. Hal itu dikhawatirkan makin banyak masyarakat yang tak mengikuti karantina sepulang dari luar negeri.
Sebelumnya, epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menilai aturan karantina bagi pelaku perjalanan internasional seharusnya sama bagi siapapun tanpa memandang jabatan sosial.
Baca Juga: 8 Artis Kontroversial Sepanjang 2021, Skandal Ciuman hingga Kabur Karantina
“Jadi, siapapun, tanpa pandang status, saat ini dalam situasi ancaman varian baru seperti omicron, serius omicron ini, belum lagi varian lain yang belum diketahui, sehingga kewajiban karantina saat ini menjadi penting dilakukan kepada siapapun,” kata Dicky.
Tag
Berita Terkait
-
Tubuh Perempuan di Balik Energi Bersih dan Ketidakadilan Geografis
-
Respons BEM UI Soal Status Bencana Nasional di NTT, Pimpinan DPR: Yang Penting Penanganannya
-
Gempa M 7,7 Guncang NTT, BNPB Minta 6 Kabupaten Segera Tetapkan Status Darurat
-
Jangan Coba Intervensi! KPK Pasang Badan untuk Saksi Kasus Bea Cukai yang Diintimidasi
-
Mensesneg Nyatakan Kesiagaan Penuh Pascagempa Bumi NTT
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor