SuaraBogor.id - Pemandangan miris akibat sampah kembali viral di media sosial. Kali ini lautan sampah memenuhi waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Pemandangan tersebut terlihat dalam unggahan akun Instagram @infobogor_news Senin ( 20/12/2021).
Tampak 2 orang warga mengenakan kaos atasan biru dan hitam dengan menaiki perahu sampan terlihat mendayung satu demi satu membelah sampah yang mengapung di sekitar waduk.
Bak rawa yang penuh dengan tanaman eceng gondok, waduk seluas 5000 hektar ini justru dipenuhi oleh jutaan sampah yang menutup indahnya air Waduk Jatigede.
Waduk yang seharusnya terlihat bersih dengan panorama air kini tergantikan dengan gunungan sampah yang menyebar menutupi hampir seluruh bagian waduk.
Video viral ini sontak bikin warganet geleng kepala dibuatnya. Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, pasca viralnya genangan sampah di waduk Jatigede tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ( PUPR) sedang mengupayakan mitigasi terhadap tumpukan sampah yang menggenang itu.
Mitigasi merupakan usaha untuk mengurangi dampak bencana. Mitigasi oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air yakni dengan mencegah pembuangan sampah ke waduk pada titik titik sumber penghasil sampah.
Edukasi kepada masyarakat juga tidak kalah penting dilakukan agar dapat mengurangi perilaku membuang sampah sembarangan utamanya di aliran air.
Seyogyanya waduk memiliki fungsi sebagai sarana irigasi dan Pembangkit Listrik Tenaga Air ( PLTA).
Waduk juga digadang gadang sebagai sarana budidaya perikanan air tawar, sarana olahraga air, rekreasi dll.
Waduk Jatigede difungsikan untuk 90.000 hektar lahan pertanian produktif di Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Majalengka.
Kontributor : Ririn Septiyani
Berita Terkait
-
Greenpeace Desak ASEAN Segera Atasi Krisis Plastik dan Bahan Bakar Fosil
-
Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya
-
Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri
-
Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba
-
Sampah Pasar Bisa Jadi Pupuk Cuma 2 Jam, Jakarta Uji Teknologi Baru di Kramat Jati
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
Terkini
-
Viral! Aksi Kejar-kejaran Debt Collector di Puncak Pass Bogor, Sopir Teriak 'Begal'
-
Mangkir di PTUN? Pemkab Bogor Bongkar Alasan Administratif dan Komitmen Eksekusi Lahan
-
Trauma Proyek Mangkrak, Warga Kayumanis Tegas Tolak Pembangunan PSEL Kota Bogor
-
Debat Panas PSEL Kayumanis Bogor: Warga Khawatir Bau, DLH Janjikan Teknologi Standar Dunia
-
5 Alasan Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Pameran APFI 2026 Sebagai 'Lorong Sejarah' Bangsa