SuaraBogor.id - Satlantas Polres Cianjur akan menutup jalur lalulintas yang mengarah ke jalur Puncak selama tiga hari. Penutupan jalut itu akan dilakukan pada Jumat (31/12/2021) hingga Minggu (02/01/2022) mulai pukul 18.00 WIB. Dan akan dilakukan di tapal batas Cianjur-Bogor dan seputaran Pos Traffic Manajemen Center (TMC).
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Mangku Anom mengatakan penutupan arus kendaraan yang mengarah kawasan wisata Puncak akan dilakukan secara situasional.
"Penutupan arus kendaraan yang mengarah kawasan wisata Puncak akan dilakukan penutupan arus di dua titik, yaitu tapal batas Cianjur-Bogor, dan seputaran Pos TMC," kata Anom, kepada wartawan, Kamis, (23/12/2021).
Penutupan ruas jalan itu, kata dia, dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan volumer arus kendaraan di Kawasan Wisata Puncak.
"Sebanyak 116 personel Satlantas Polres Cianjur, akan disiagakan di sepanjang ruas jalur Kawasan wisata Puncak, Cipanas, Cianjur," ucap dia.
Anom mengungkapkan, ratusan personel Satlantas Polres Cianjur yang disiagakan di sepanjang ruas jalur Puncak itu akan dibekali scan barcode PeduliLindungi.
"Personel Satlantas dibekali scan barcode untuk melakukan pengecekan terhadap para pengendara yang melintas di kawasan wisata Puncak, karena tidak ada check point," ucapnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan menerapkan sistem ganjil genap selama pelaksanaan operasi Lilin Lodaya 2021 di sepanjang ruas jalur Puncak.
"Penerapan sistem ganjil genap tersebut akan dilakukan secara kondisional, dan bila terjadi kepadatan maka akan arus lalulintas yang mengarah ke Puncak bakal diarahkan ke Jonggol dan Sukabumi," katanya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Dorong Pembangunan Sekolah Rakyat di Banggai, Wamensos: Ini Perintah Presiden
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Diduga Sering Palak Pengamen dan Ojol, Preman Babak Belur Dikeroyok Warga di Stasiun Bogor
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Redam Penolakan Warga, Pemkot Bogor Ajak Warga Kayumanis Studi Banding ke China Soal PSEL
-
Lepas Jamaah Haji, Ketua DPRD Kota Bogor Titip Doa untuk Kesejahteraan Warga