SuaraBogor.id - Baru-baru ini netizen dibuat heboh dengan munculnya pengacara Sunan Kalijaga yang tampak membela Doddy Soedrajat.
Pada Kamis (23/12/2021) kemarin, dia tampak menggelar konfrensi pers di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Di situ, Sunan marah karena ada video Gala Sky yang ditakut-takuti orang yang membuat video tersebut.
Dalam video viral itu terlihat, Gala ditakut-takuti dengan topeng. Dalam video ada suara yang seakan-akan Gala ditakut-takuti dengan menyebut nama Doddy.
Meski tak menyebut nama, pernyataan Sunan Kalijaga mengarah kepada keluarga H Faisal, termasuk adik Bibi Ardiansyah, Fuji.
Sunan pun mengacam akan melapor ke polisi.
"Ini nyata-nyata ada orang yang menyutradarai, memerankan, produksi dan mendistribusikan. Bagaimana mereka tertawa melihat anak kecil ini histeris. Jadi bullshit kalau kalian semua hanya menjustifikasi (Doddy Sudrajat) sebagai seorang monster, tanpa melihat faktanya seperti apa. Kalian bilang untuk Gala untuk Gala. Apa tindakan kalian semua ketika melihat video ini? Itu pertanyaan saya. Melihat video Gala ditakut-takuti sampai histeris oleh kakeknya sendiri," katanya, mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, Jumat (24/12/2021).
Ramai pernyataan Sunan Kalijaga, fakta-fakta mengenai video yang dimaksud pun bertebaran. Ternyata, video yang dipermasalahkan Sunan Kalijaga dan Doddy adalah hasil rekayasa dari netizen.
Padahal dalam video aslinya, Gala Sky sedang bermain dan ditakut-takutin oleh ayahnya sendiri, almarhum Bibi Ardiansyah. Sementara suara "awas ada Doddy" merupakan suara yang sudah direkayasa selama proses penyuntingan video oleh seorang netizen.
Baca Juga: Saat Doddy Sudrajat Gaet Sunan Kalijaga, Warganet Panggil Hotman Paris Buat Bantu H Faisal
Sunan Kalijaga dan Doddy Sudrajat pun kembali jadi bahan tertawaan netizen. Netizen tak habis pikir, mengapa mereka tak melakukan kroscek terlebih dahulu mengenai video tersebut.
Namun, Sunan Kalijaga rupanya menyadari kesalahannya. Ayah Salmafinan Sunan ini pun memberi klarifikasi di Instagram Story, Jumat (24/12). Di situ, Sunan menjelaskan alasannya memilih jadi pengacara Doddy Soedrajat.
"Indonesia negara hukum bukan negara yang menjustifikasi seseorang karena viral di medsos yang blm ada putusan pengadilan," ujar Sunan Kalijaga.
"Saya meminta maaf, bila dalam mencari keadilan, ada sudut pandang yang berbeda. Setiap warga negara mempunyai hak yg sama di mata hukum," imbuh Sunan Kalijaga.
"Lgian klo mau bantuim clien tch ug bner, coba liat dlu jejak digitalnya...." sentil netizen.
"Pak sunan, sebelum membela alangkah baiknya ditelusuri dulu masalah dan kasusnya," balas yang lain.
Berita Terkait
-
Viral Beton Bawah Tol Jadi Tempat Tinggal, Benarkah Ada di Indonesia? Cek Faktanya Di Sini
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Tampang Ciut Bang Jago Naik Ninja Pukul Pengendara di Jagakarsa, Kini Pasrah Dites Urine Polisi
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Iri Tetangga Punya Mobil Baru? Video Emak-Emak Buang Kunci Portal Viral
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Jemput 'Pajajaran Baru', Rudy Susmanto Ajak Masyarakat Bogor Bijak Bermedia Digital
-
KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor
-
Pilkades Cianjur Resmi Pakai Sistem Digital, Polres Rapat Barisan Tangkal Ancaman Kejahatan Siber